Ahmadinejad Menolak Mengunjungi Makam Penghancur Khilafah

Thursday, August 7th, 2008

ImagePresiden Iran Ahmadinejad menolak mengunjungi makam bapak sekularisme Turki, Mustafa Kamal Attaturk dalam lawatan kunjungannya ke Turki minggu depan, atas undangan Partai Keadilan dan Pembangunan Turki yang berkuasa.

Harian Inggris the Guardian edisi Rabu (6/8) memberitakan bahwa PM Recep Tayyib Erdogan mengundang Presiden Iran untuk mengunjungi Istambul bukan Ankara, karena alasan kekhawatiran timbulnya permsalahan. Sesuai protokoler di Turki, setiap Kepala Negara yang berkunjung ke Turki diagendakan mengikuti seremonial kunjungan ke makam pendiri Negara Turki Sekular, Mustafa Kamal Attaturk, untuk meletakkan karangan bunga. Selanjutnya…

Web Syariah Publications Error

Tuesday, August 5th, 2008

Kami mohon maaf bahwa Web Syariah Publications (www.syariahpublications.com) mengalami gangguan sehingga tulisan-tulisan yang ada tidak bisa ditampilkan seluruhnya.

Saat ini kami masih mengusahakan agar error ini bisa segera dibereskan.

Admin

Jejak Syariah dan Khilafah di Indonesia

Tuesday, August 5th, 2008

Adalah sangat jelas dalam sejarah Indonesia, bahwa syariah Islam pernah secara formal diterapkan di bumi Nusantara . Saat itu para Sultan menerapkan hukum Islam sebagai hukum negara. Hal ini membantah pendapat segelintir orang dari kelompok liberal, bahwa di Indonesia tidak pernah diterapkan syariah Islam secara formal oleh negara. Tidak hanya itu, kesultanan di Indonesia memiliki hubungan yang jelas dengan Khilafah Islam.

Selanjutnya…

Khilafah Pasti Kembali Dengan Izin dan Pertolongan Allah

Thursday, July 31st, 2008

Tepat 28 Rajab 1429 H ini, kita telah memperingati 86 tahun momentum yang paling menyakitkan bagi umat Islam di seluruh dunia, yaitu runtuhnya Khilafah. Tanggal 28 Rajab 1342 H, bertepatan dengan 3 Maret 1924, Kemal Attaturk (seorang agen Inggris), secara resmi membubarkan Kekhilafahan Turki Utsmani. Malam harinya, tengah malam, Khalifah Islam terakhir, Sultan Abdul Majid, diusir!

Empat bulan kemudian, 24 Juli 1924, Perjanjian Laussane ditandatangani. Di antara isinya, Inggris mengakui kemerdekaan Turki sekaligus menarik pasukannya dari Turki. Merespon sikap Inggris ini, seorang perwira Inggris saat itu memprotes Menteri Luar Negeri Inggris, Curzon. Dengan enteng Curzon menjawab, “Yang penting, Turki telah kita hancurkan dan tidak akan pernah bangkit lagi, karena kita telah menghancurkan kekuatan spiritualnya, yaitu Khilafah dan Islam!” (Zallum, 2001: 184).

Selanjutnya…

Keputusan Penuntut Umum Denmark: Membatalkan Tuduhan Palsu Terhadap Hizbut Tahrir

Wednesday, July 30th, 2008

Menteri Kehakiman Denmark pada 19 Juni 2008 telah mengeluarkan press release, di dalamnya diumumkan tidak adanya dasar konstitusional yang membenarkan pelarangan Hizbut Tahrir di Denmark. Press release itu dikeluarkan setelah diserahkannya keputusan Penuntut Umum seputar legalitas pelarangan Hizbut Tahrir sesuai dengan konstitusi Denmark.

Selanjutnya…

Website HTI Tidak Bisa Diakses

Friday, July 25th, 2008

Detik Islam.Com. Website Hizbut Tahrir Indonesia (www.hizbut-tahrir.or.id) sejak Jumat, 25 Juli 2008 tidak bisa diakses. Penyebab gangguan ini diduga karena serangan hacker. Hal ini menjadi cukup mengganggu mengingat situs tersebut dijadwalkan akan direlaunching pada Senin, 28 Juli 2008.

Selanjutnya…

Home Tentang Kita Album Foto Buku Tamu Download Hubungi Kami Produk Tim Redaksi
There are currently 276 posts and 216 comments, contained within categories.