A A
RSS

TRAINING OSIS SMP-MTS SE-KECAMATAN SEWON

Fri, Jan 5, 2007

Berita

Bantul. Syariah Publications. “Saya bertekad, bahwa saya akan menjadi pengusaha terbesar di Indonesia, dan dalam waktu sembilan puluh hari saya akan meraih prestasi di sekolah saya”, demikian diteriakkan Dina, seorang siswi SMP peserta Training Smart Leadership for Student, di hadapan 132 teman-temannya. Teriakan tersebut segera disambut dengan tepuk tangan dan pekikan takbir oleh siswa-siswi yang lain.

Training yang diselenggarakan oleh Tim Pendidikan Kecamatan Sewon bekerjasama dengan MRS HTI ini diselenggarakan pada hari Selasa-Rabu, 2-3 Januari 2007 di SMP 3 Sewon, Bantul. Peserta berasal dari perwakilan pengurus OSIS SMP dan MTS delapan sekolah negeri dan swasta se-Kecamatan Sewon. Menurut penanggung jawab acara, Lies Arifah, S.Pd., training ini bertujuan untuk mempersiapkan siswa-siswi yang menjadi pengurus OSIS agar mampu menjalankan fungsinya dengan baik.

Tim trainer StuDia, Aruman, Ikhsan Hidayat, dan Farid Ma’ruf, menyampaikan materi Strategi Membangun Tim, Strategi Menyusun Program OSIS, Profil Pemimpin Dunia, dan Strategi Meraih Cita-cita.

Acara ditutup dengan renungan dan doa. Beberapa peserta tampak terharu dan berteriak histeris saat menyampaikan doa pribadi yang diamini oleh teman-teman satu kelompoknya. (Farid Ma’ruf).

Publikasi : www.syariahpublications.com

1 Comments For This Post

  1. rudi Says:

    trainingnya oke banget. kalau bisa, mohon dikirimkan konsep acara tersebut, berikut materinya untuk pengembangan dakwah di bangka belitung. syukron atas infonya.

Leave a Reply

Empat puluh ribu massa yang diorganisir HTI melakukan aksi protes atas agresi militer Israel ke Jalur Gaza.

Syariah Publications.Com - Stasiun Metro TV pada tanggal 15 Oktober 2008 menayangkan acara Today’s Dialogue dengan tema : Runtuhnya Kapitalisme Global. Menampilkan nara sumber :

You need to a flashplayer enabled browser to view this YouTube video

Rizal Mallarangeng (Dir Executive Freedom Institute)

Hendri Saparini (Managing Dir Econit)

Erwin Aksa (Ketua Umum HIPMI)

Tun Kelana Jaya (Ekonom Syariah)

Dalam dialog ini, Rizal Mallarangeng terlihat memposisikan diri sebagai pembela kapitalisme. Krisis ekonomi global ini bukanlah terjadi karena sistem yang salah. Oleh karena itu, sistem ekonomi kapitalis tidak perlu diganti. Rizal menawarkan solusi pragmatis, serta tidak setuju solusi radikal. Bagaimana dengan ekonomi syariah? Ia mengatakan bahwa ekonomi syariah masih perlu dibuktikan lagi (tampak bahwa Rizal tidak setuju ekonomi syariah).

Hendri Saparini sangat kritis terhadap kapitalisme. Berbagai data dan analisis beliau sajikan yang intinya menunjukkan keburukan serta kesalahan sistem ekonomi kapitalis. Kita perlu penataan kembali. Sistem yang sekarang adalah salah. Kapitalisme pasti menimbulkan kesenjangan. Apa alternatifnya? Bisa jadi sistem ekonomi Islam ataukah yang tadi dikatakan sistem ekonomi Pancasila. Intinya, kapitalisme salah. Sistem alternatif belum secara tegas beliau sampaikan.

Erwin Aksa berpendapat bahwa masalah ini hanya di sektor non riil, sementara sektor riil relaif masih bisa bertahan. Oleh karena itu, sektor riil lebih perlu dijaga daripada sistem non riil.

Tun Kelana Jaya berpendapat bahwa sistem ekonomi kapitalis adalah sistem yang salah. Ekonomi kapitalis banyak berkutat pada sektor non riil dan sangat sedikit di sektor riil. Oleh karena itu, kita harus kembali ke jalan yang benar. Apakah jalan yang benar itu? Sistem ekonomi Islam (ekonomi syariah). Orang-orang cerdas pasti bisa memilih sistem alternatif mana yang benar.

Saya cukup terkejut ketika host menanyakan beberapa pertanyaan yang menurut saya sangat luar biasa. Misalnya :

  1. Apakah ini adalah the end of capitalism
  2. Apakah sudah ada negara yang melaksanakan sistem ekonomi selain kapitalisme?

Sayangnya, pertanyaan kritis ini kurang terjawab dengan memuaskan dalam forum ini. Oleh karena itu, penting bagi Metro TV untuk melanjutkan dialog ini dengan tema lanjutannya, yaitu : Sistem Ekonomi Islam sebagai pengganti Sistem Ekonomi Kapitalis. Apakah akan ditayangkan? (Farid Ma’ruf; www.syariahpublications.com)

File video lengkap dialog ini :

You need to a flashplayer enabled browser to view this YouTube video

You need to a flashplayer enabled browser to view this YouTube video

You need to a flashplayer enabled browser to view this YouTube video

You need to a flashplayer enabled browser to view this YouTube video

You need to a flashplayer enabled browser to view this YouTube video

You need to a flashplayer enabled browser to view this YouTube video

You need to a flashplayer enabled browser to view this YouTube video

You need to a flashplayer enabled browser to view this YouTube video

You need to a flashplayer enabled browser to view this YouTube video

Categories