Syariah Publications. Demikian kesimpulan yang dihasilkan dalam sebuah seminar yang diadakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia DPD I DIY pada 31 Maret 2007 yang lalu. Seminar terbatas yang dihadiri oleh para Tokoh, baik dari kalangan akademisi, birokrat, praktisi, ormas, parpol, tokoh masyarakat, dan lain-lain ini mendiskusikan topik “Membangun Kesatuan Umat Membebaskan Bangsa dari Hegemoni Asing”, di Gedung UC UGM. Hadir sebagai pembicara, Ir. HM. Rosyid Supriyadi (Ketua HTI DPD I DIY), Dr. Bambang Cipto (Pakar Politik), Prof. Dr. HM. Amien Rais, MA (Mantan Ketua MPR dan PP. Muhammadiyah), Ir. HM. Ismail Yusanto, MM (Jubir HTI).

Rosyid Supriyadi mengawali seminar ini dengan memaparkan berbagai fakta penguasaan asing terhadap kekayaan alam Indonesia yang begitu besar dan merugikan bangsa sendiri. Sedang Amien Rais dalam presentasi pengantarnya mengatakan, “Indonesia yang kaya dengan potensi alam ini ternyata tidak punya uang. Kenapa? Karena ternyata saat ini, sumber kekayaan kita ini sebagian besarnya sudah dipersembahkan dan dijual semena-mena kepada asing atau hegemoni asing.” Senada dengan itu, Bambang Cipto menegaskan bahwa saat ini Indonesia memang sedang menghadapi hegemoni yang begitu besar. Oleh karenanya harus ada upaya yang smart utk melawannya sebagaimana negara-negara lain yang beliau contohkan. Dalam kesempatan yang sama, Ismail Yusanto memaparkan bahwa keadaan kita saat ini di picu oleh 3 faktor utama, yaitu kepemimpinan yang lemah dan tidak punya nyali, system dan aturan yang buruk, dan adanya penjajahan kapitalisme global. Secara umum, Forum Tokoh ini merekomendasikan perlunya penyadaran secara luas tentang masalah kolektif bangsa ini kepada masyarakat, khususnya pemerintah, dan Islam memiliki peluang menjadi kekuatan yang mampu melawan kekuatan hegemoni asing (www.syariahpublications.com)Laporan : LI HTI DIY
Popularity: 1% [?]




















