Aktivis Dakwah Diintai, Waspadalah !

Farid Ma’ruf. Saya tidak bermaksud menakut-nakuti anda atau bersikap paranoid. Akan tetapi, ada beberapa hal yang membuat saya menulis tulisan ini. Pertama, Islam sangat menjaga privasi. Kedua, tidak semua hal dalam dakwah, khususnya yang terkait administrasi keorganisasian bisa dipublikasikan.

Sayangnya, tidak sedikit orang yang benci kepada dakwah Islam sehingga mengganggu perjalanan dakwah ini. Beberapa waktu yang lalu saya menerima permintaan dari seorang aktivis dakwah untuk “mengcrack” suatu blog yang isinya mendiskreditkan salah satu harakah Islam (dengan isi yang sama sekali tidak sopan). Tampaknya, segala upaya mereka lakukan untuk mengganggu dakwah ini. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang menurut saya perlu kita waspadai. Dalam tulisan ini, saya akan fokus pada pembahasan kewaspadaan dalam hal komunikasi.

1. Pengintaian email

Pengintaian email berarti seseorang mencuri password kita kemudian membaca isi email kita. Pengintai yang nakal juga bisa mengirimkan email atas nama kita, walaupun sebenarnya kita tidak mengirimkanya.

Seorang akhwat dari Surabaya yang kebetulan juga member milis Syariah Publications pernah menjadi korbannya. Seseorang dengan menggunakan suatu program jahat telah berhasil mencuri password emailnya. Kemudian si pencuri mengirimkan beberapa email yang tidak sopan (email porno) ke milis. Tentu saja si akhwat ini terkaget-kaget dan akhirnya melalui jalur pribadi menghubungi saya untuk mem”banned” alamat emailnya sekaligus memberikan penjelasan atas kasusnya.

2. Pengintaian instant messenger

Pengintaian instant messenger (seperti Yahoo Messenger) berarti ada seseorang yang ikut membaca teks percakapan kita di YM. Bahkan, si pencuri bisa ikut berchatting seolah-olah korbanlah yang sedang chatting.

Seorang akhwat dari Bogor pernah menjadi korbannya. Suatu siang saya online. Mendadak ada seseorang yang mengajak saya ngobrol. Ia memang telah masuk ke dalam friend list saya. Track recordnya pun telah sedikit saya ketahui. Namun alangkah kagetnya saya ketika mengobrol dengannya. Ternyata ia mengajak saya untuk melakukan aktivitas tidak bermoral (ML;disampaikan dalam bahasa vulgar). Saya pun terkaget-kaget. Segera saya berusaha melakukan korfirmasi ke akhwat yang bersangkutan melalui jalur lain. Sayangnya, si akhwat sedang bertugas ke luar kota sehingga sulit saya hubungi pada hari itu. Saya sampai pusing memikirkan masalah ini. Beberapa hari kemudian ketika si akhwat sudah selesai dari tugas keluar kota, mulai tersibaklah misteri tersebut. Ternyata benar. Bukan akhwat itu yang chatting dengan saya. Namun akibatnya cukup serius. Akhwat itu kelihatan cukup shock dan merasa sangat malu (saya telah mengirimkan copy paste teks chatting kepadanya).

Anda yang hobi chatting dengan web camera juga harus hati-hati. Seorang penjahat bisa mengambil gambar anda di depan web camera.

3. Pengintaian sms

Pengintaian sms berarti seseorang ikut membaca teks sms kita. Dengan teknik tertentu, seorang penjahat bisa masuk sistem dan ikut membaca sms.

4. Pengintaian telepon

Pengintaian telepon hampir sama dengan pengintaian sms. Selain itu, pengintaian telepon juga berarti pengintai mampu mengetahui call log si korban. Atau dengan kata lain si pengintai mampu mengetahui si korban telah menghubungi siapa saja.

5. Pelacakan lokasi

Pelacakan lokasi berarti si pelacak mampu mengetahui keberadaan si korban dengan memanfaatkan sinyal HP si korban sehingga bisa dilacak keberadaannya sedang berada di daerah mana.

6. SMS dan telepon palsu

Pemalsuan sms berarti seorang penjahat mengirimkan sms atas nama si korban. Pernahkah anda menerima sms yang berisi pemberitahuan hadiah? Dan anda diminta menghubungi call center dengan nomor tertentu? Jika anda teliti untuk menscrool teks ke bawah, seringkali anda menemukan nomor asli si pengirim. Misal si pengirim mengaku dari INDOSAT. Tetapi nomor aslinya sengaja ia sembunyikan jauh di bawah.

Jika anda menemukan sms model seperti itu di masa sekarang, maka bisa dipastikan si penipu adalah orang bodoh (dan sangat konyol jika anda bisa tertipu sms seperti ini).

Saat ini penipuan telah lebih canggih. Si pengirim bisa menggunakan nama dan nomor apa saja yang ia kehendaki. Ia bisa mengaku bernama INDOSAT (tanpa nomor yang tampil) atau mengisikan nomor tertentu (sehingga si penerima merasa menerima sms dari nomor tersebut).

Penipu juga bisa menelepon dengan menggunakan nomor palsu yang diset sesuai keinginannya untuk menipu korban.

Dan mungkin masih banyak lagi model-model pengintaian yang bisa menimpa kita. Anda jangan berpikir bahwa untuk melakukan pengintaian tersebut harus dilakukan seorang James Bond yang dibantu ahli teknologi Q. Anda juga jangan berpikir hal di atas harus dilakukan seorang cerdas seperti Mc Gyver ataupun Ethan Hunt agen Mission Impossible. Siapa saja mampu melakukannya. Saya sendiri telah mencoba beberapa diantaranya, dengan menjadikan saya sendiri dan teman saya sebagai korbannya.

Tentu saja saya melakukan percobaan tersebut bukan untuk melakukan suatu tindak kejahatan, tetapi saya berniat membuat strategi bagaimana menangkal kejahatan tersebut. Sekaligus saya berniat menyampaikan warning kepada teman-teman untuk berhati-hati dalam berkomunikasi.

Bagaimana hasil “riset” saya dalam melakukan anti-spy atas kegiatan ilegal di atas? Saya tidak berniat mempublikasikannya di sini.

Pesan saya. Waspadalah-waspadalah-waspadalah. Kejahatan bisa terjadi bukan hanya karena kemauan si penjahat tetapi juga karena ada kesempatan dan kelengahan si korban. (Farid Ma’ruf; www.faridmaruf.wordpress.com)

Leave a Comment

Note: Email will not be displayed. Comments auto-close after 14 days.

XHTML: Line-breaks are automatic. Available tags are <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Home Tentang Kita Album Foto Buku Tamu Download Hubungi Kami Produk Tim Redaksi
There are currently 325 posts and 213 comments, contained within categories.