Mencari Nilai Tambah (1)
Oleh : Fahmi Amhar
Hidup ini tidak linier.
Keluarga Samara. Kadang-kadang, istri saya membandingkan Fahri (anak ketiga) dengan Fitri (anak pertama). Pada usia 3 tahun dulu, bicara Fitri sudah jelas, membaca dikit-dikit sudah bisa, beberapa doa-doa sudah lancar. Fahri belum, meskipun motoriknya bagus, usil (dalam bahasa Jawa: “petakilan”) dan pokoknya “rame” banget. Dulu ibu saya juga suka [...]
