06:50 pm - Tuesday 02 September 2014

Pertarungan Pengaruh Amerika-Rusia Atas Ukraina ke Depan

By Farid Maruf - Tue Apr 20, 6:49 pm

Pertanyaan:

Pada tanggal 2 Februari 2010 dilangsungkan pemilu presiden putaran kedua di Ukraina. Pada pemilu putaran pertama, Victor Yushchenko yang pernah meraih tampuk pemerintahan melalui revolusi Orange hanya meraih 5 % suara saja. Pada pemilu putaran kedua ia tidak ikut dalam persaingan. Sedangkan Yanukovych pada putaran pertama meraih 35 % dan Tymoshenko 25 %. Lalu keduanya bersaing pada putaran kedua. Victor Yanukovych yang loyal kepada Rusia dan pernah menjabat perdana menteri dan presiden pada tahun 2004 pada putaran kedua berhasil meraih 48 % menghadapi Tymoshenko yang hanya meraih 46 %. Dengan itu Yanukovych dinobatkan menjadi kepala negara yang baru. Apakah itu artinya berakhirnya era revolusi Orange dan Ukraina kembali menjadi pengikut Rusia? Bagaimana pertarungan pengaruh Rusia-Amerika di Ukraina pada masa mendatang?

 

Jawab:

1.                  Seperti telah diketahui pasca penyelenggaraan pemilu presiden tahun 2004 terjadilah revolusi Orange yang menyebabkan jatuhnya Yanukovych dari tampuk pemerintahan. Victor Yushchenko dan Yulia Tymoshenko membentuk koalisi yang loyal ke barat. Hal itu menyebabkan naiknya eskalasi perseteruan antara Rusia di satu sisi dan Barat yang diwakili oleh Amerika dan Eropa di sisi yang lain. Kedua pihak saling melakukan aksi-aksi terhadap yang lain. Hanya saja Yushchenko selama masa pemerintahannya menaikkan eskalasi perseteruan Ukraina dengan Rusia dengan upayanya untuk masuk menjadi anggota NATO. Juga melalui pernyataannya berkaitan dengan pemindahan armada laut hitam Rusia dari semenanjung Krimea. Disamping ia juga membangun hubungan kokoh dengan pemerintahan Saakashvili di Georgia dan mengadopsi kebijakan pertarungan kontinu dengan Rusia di segala aspek… khususnya dalam masalah energi dan keamanan. Karena itu Yushchenko tidak bisa meraih dukungan rakyat secara luas khususnya berkaitan dengan proyek nasionalnya yang secara keseluruhan bisa dinilai sebagai program pertarungan dengan Rusia.

Pada sisi sebaliknya, Rusia dengan memanfaatkan kartu gas alam melakukan tekanan untuk mengaborsi Yushchenko dan mengeksposnya dihadapan rakyat sebagai pribadi yang tidak diharapkan. Rusia selama dua tahun khususnya selama musim dingin yang mencekam mengancam akan memutuskan aliran gas alam atau menaikkan harganya. Dengan itu Rusia berhasil menampakkan di hadapan rakyat Ukraina yang terguncang bahwa mendekat ke barat bukanlah solusi…

Pada sisi lain akibat pengaruh krisis ekonomi global, Ukraina terjerumus dalam instabilitas politik dan ekonomi yang terus menerus dimana dua kali dilakukan pemilu parlemen dan reshuffle kabinet sebanyak lima kali… Semua unsur itu menyiapkan kondisi bagi kerugian Yushchenko dalam pemilu tersebut dan sebaliknya menyiapkan kondisi bagi keberhasilan Yanukovych yang loyal kepada Rusia.

2.                  Ukraina yang luasnya mencapai 603.700 kilometer persegi dengan jumlah penduduk 48 juta jiwa menempati posisi strategis karena menghadap laut Hitam. Juga menjadi jalur jaringan energi khususnya jaringan pipa gas alam. Disamping Ukraina juga memiliki keunikan sebagai penghubung Eropa dengan Asia. Dengan Ukraina bisa mempengaruhi kondisi global dan kesimbangan regional. Karena itu Rusia, Amerika dan Uni Eropa sangat memperhatikan Ukraina.

3.                  Urgensi strategis Ukraina dalam pandangan Rusia. Rusia melihat Ukraina dengan perhatian yang sangat besar. Hal itu karena mayoritas penduduk wilayah timur Ukraina menganut aliran Ortodoks dan berbahasa Rusia. Ini dari satu sisi. Dari sisi yang lain, karena adanya pangkalan armada laut Hitam Rusia di sana sesuai perjanjian akan berakhir pada tahun 2017.

Pasca revolusi Orange di Ukraina pada tahun 2004, hubungan dengan Rusia mengalami keguncangan. Hal itu disebabkan langkah Ukraina untuk mendapatkan keanggotaan di Uni Eropa, sikap Ukraina terhadap armada laut Hitam Rusia yang ditempatkan di Sivastopol dan karena perselisihan seputar gas alam.

Karena itu Rusia mengerahkan upaya besar dalam memanaskan suasana menentang pemerintahan Yushchenko khususnya di wilayah timur Ukraina dan beberapa daerah lainnya di Ukraina yang loyal ke Rusia … Rusia berhasil dalam pemilu terakhir dengan menempatkan pemerintah yang loyal kepada Rusia ke tampuk pemerintahan di Ukraina. Rusia pun akhirnya bisa bernapas lega. Begitu Yanukovych menduduki kursi pemerintahan ia segera menandatangani sejumlah perjanjian dengan Moskow dalam bidang energi. Ia mengokohkan kerjasama ekonomi di antara keduanya. Ia juga sengaja mengembangkan hubungan dalam bidang media, penyebaran informasi, pendidikan, bahasa dan kebudayaan. Yanukovych mengisyaratkan adanya kemungkinan dilakukannya perjanjian baru berkaitan dengan armada Laut Hitam Rusia dengan imbalan diturunkannya harga gas alam. Menurut berita yang dilansir oleh situs www.haberrus.comtertanggal 6 Maret 2010, Yanukovych menyatakan: “Masalah yang berkaitan dengan Armada Laut Hitam Rusia bisa disolusi dengan deskripsi yang memberikan kemaslahatan bagi Ukraina dan Rusia”. Dari sisi lain, Ukraina memiliki posisi strategis yang menghadap Laut Hitam dan menjadi lalu lintas jaringan energi, dan menghubungkan Eropa dengan Asia. Karenanya Ukraina selalu menjadi pusat perhatian Rusia.

4.                  Sedangkan tentang urgensi strategis Ukraina dalam pandangan Amerika Serikat, Ukraina memiliki urgensi vital bagi Amerika yang berupaya mengepung kawasan pengaruh Rusia. Karena itu, kehilangan Amerika atas pengaruhnya di Ukraina di depan pengaruh Rusia berarti makin menjulurnya tangan Rusia di Laut Hitam dan Eropa Timur. Karena itu, kami melihat Amerika mengerahkan upayanya dalam menciptakan revolusi Orange yang menghadirkan Yushchenko ke tampuk pemerintahan. Maka pada era itu Ukraina menjadi partner strategis dan utama bagi Amerika Serikat. AS memberikan bantuan ekonomi ke Ukraina yang besarnya menduduki peringkat ketiga setelah Israel dan Mesir dalam daftar bantuan yang diberikan oleh AS. Hal itu untuk memutus ketergantungan Ukraina kepada Rusia secara ekonomi. Namun Amerika selama krisis ekonomi yang dihadapinya, terlebih AS juga terjerumus dalam jurang di Irak dan Afganistan, tidak bisa memberikan perhatian yang cukup dan sumber daya yang diperlukan kepada Ukraina. Hal itu membantu Rusia dan mempermudah untuk mempengaruhi stabilitas revolusi Orange.

5.                  Sedangkan urgensi strategis Ukraina dalam pandangan Uni Eropa, Ukraina bisa dinilai sebagai dinding pemisah antara Rusia dan EropaTimur. Melalui wilayah Ukraina sebanyak 80 % gas alam Rusia mengalir ke Eropa yang menyuplai seperempat konsumsi gas Eropa. Karena itu, Ukraina sangat penting bagi Eropa. Setelah Polandia menjadi anggota Uni Eropa dan Rumania serta Bulgaria memenuhi syarat untuk menjadi anggota Uni Eropa, maka Ukraina menjadi tetangga negara-negara Uni Eropa dan memiliki urgensi yang besar bagi Uni Eropa. Ukraina di satu sisi merupakan jembatan antara Rusia dan Eropa. Di sisi yang lain Ukraina juga bisa dinilai sebagai penyangga bagi keduanya.

6.                  Begitulah, urgensi Ukraina bagi semua negara-negara itu. Hal itu membuat semua negara itu sangat memperhatikan pemilu paling akhir di Ukraina… Hanya saja, siapa yang mendalami jalannya pemilu ia bisa melihat bahwa Yanukovych meraih keberhasilan dengan selisih 3 % suara saja. Hasil itu menunjukkan dengan jelas bahwa suasana politik belum banyak berubah dari sebelumnya. Karena itu, meskipun Victor Yushchenko yang loyal kepada barat kehilangan jabatan kepala negara, dan Yanukovych yang loyal kepada Rusia menduduki jabatan kepala negara, adalah tergesa-gesa jika dikatakan bahwa era revolusi Orange telah berakhir dan bahwa Ukraina kembali beredar di orbit Rusia sepenuhnya. Hal itu karena Yanukovych meraih kemenangan dengan selisih suara yang sangat kecil. Itu artinya pangkalan yang loyal kepada Barat di Ukraina masih tetap memiliki bobot dan pengaruh. Itu artinya pertarungan Amerika-Rusia atas Ukraina akan terus berlanjut.

7.                  Yanukovych memahami masalah itu. Karena itu, meski ia loyal ke Rusia, Yanukovych justru melakukan kunjungan pertamanya ke Brussels dan bukan ke Moskow. Hal itu dia lakukan untuk menarik pendekatan Eropa dan menjauhkan fakta loyalitasnya ke Rusia dari pandangan masyarakat, terlebih ia meraih keberhasilan di pemilu dengan selisih suara yang sangat kecil. Juga supaya ia tidak menghadapi masa depan dirinya seperti yang ia hadapi pasca pemilu 2004 ketika rakyat turun ke jalan dan menyeretnya turun dari tampuk pemerintahan. Karena itu, yang bisa diperkirakan bahwa Yanukovych akan menggunakan cara-cara untuk menampakkan keseimbangan tertentu antara Rusia dan Barat. Dia juga akan menutupi kebijakannya dengan sampul yang tidak mengejutkan Amerika maupun Uni Eropa, meski yang sebenarnya ia akan mengadopsi politik yang dekat dengan Rusia. Sergei Taran dari International Institute for Democrasi di Kiev telah mengisyaratkan hal itu dalam pernyataannya yang dilansir oleh situs BBC Turki pada tanggal 8 Februari 2010, ia mengatakan: “Garis besar selama pemerintahan Yanukovych adalah jelas. Yanukovych akan berusaha memperbaiki hubungannya dengan Kremlin. Dia akan menjauhkan perdebatan seputar keanggotaan Ukraina di Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Ia juga akan memperpanjang jangka waktu perjanjian pangkalan Armada Laut Hitam Rusia yang ada di semenanjung Krimea yang akan berakhir pada tahun 2017.”

Barat tak diragukan jelas memahami loyalitas Yanukovych ke Rusia. Barat juga paham bahwa penerapan politik konfrontatif dengan Yanukovych tidak akan berdaya guna. Akan tetapi politik yang tepat adalah penerapan politik yang lahirnya menampakkan kedekatan, sedangkan di dalamnya mengandung cara-cara dalam warna lain untuk menciptakan halangan di depan Yanukovych. Karena itu AS “memberi ucapan selamat” atas keberhasilan Yanukovych dalam pemilu tersebut, persis seperti yang dilakukan oleh Uni Eropa…

Dengan semua itu, pertarungan pengaruh antara Barat, khususnya Amerika dan Rusia, terhadap Ukraina tidak akan berhenti karena urgensi negeri itu bagi masing-masing pihak. Pangkalan kedua pihak di Ukraina sama-sama memiliki bobot dan pengaruh. Selisih perolehan suara di pemilu antara pangkalan kedua pihak hanya 3 %. Itu artinya kedua pihak memiliki pilar efektif di Ukraina.

4 Rabiuts Tsani 1431 H

20 Maret 2010 M

Sumber : http://hizbut-tahrir.or.id/2010/04/20/pertarungan-pengaruh-amerika-rusia-atas-ukraina-ke-depan/

Leave a Reply

Protected by WP Anti Spam
AdvertisementIkut-Halaqoh copy