<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Syariah Publications &#187; Doa</title>
	<atom:link href="http://syariahpublications.com/category/opini/renungan/doa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://syariahpublications.com</link>
	<description>Publikasi Opini Syariah dan Khilafah</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Sep 2010 03:22:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Bagaimana Mungkin Doa Kita dikabulkan ?</title>
		<link>http://syariahpublications.com/2010/08/17/bagaimana-mungkin-doa-kita-dikabulkan/</link>
		<comments>http://syariahpublications.com/2010/08/17/bagaimana-mungkin-doa-kita-dikabulkan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Aug 2010 13:00:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Doa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://syariahpublications.com/?p=2513</guid>
		<description><![CDATA[Al-Qadliy berkata, “Hadits dibawah ini merupakan salah satu pilar agama Islam dan tonggak dari hukum-hukum Islam. Ada 40 hadits yang menjadi bagian tak terpisahkan dari hadits ini. Di dalam hadits ini ada perintah kepada kaum muslim untuk berinfak dengan yang rejeki halal, serta larangan untuk berinfak dengan rejeki yang haram. Hadits ini juga menerangkan, bahwa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Al-Qadliy berkata, “<em>Hadits dibawah ini merupakan salah satu pilar agama Islam dan tonggak dari hukum-hukum Islam. Ada 40 hadits yang menjadi bagian tak terpisahkan dari hadits ini. Di  dalam hadits ini ada perintah kepada kaum muslim untuk berinfak dengan  yang rejeki halal, serta larangan untuk berinfak dengan rejeki yang  haram. Hadits ini juga menerangkan, bahwa minuman, makanan, pakaian, dan lain-lain harus halal dan terjauh dari syubhat;  dan siapa saja yang berdoa hendaknya ia memenuhi syarat-syarat  tersebut, dan menjauhi minuman, makanan, dan pakaian yang haram.”</em><a href="http://hizbut-tahrir.or.id/2010/08/17/bagaimana-mungkin-doa-kita-dikabulkan/#_ftn1"><strong><strong>[1]<span id="more-2513"></span></strong></strong></a><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Imam al-Hafidz Abu al-’Ala al-Mubarakfuriy, dalam <em>Tuhfat  al-Ahwadziy, menyatakan bahwa makna hadits ini adalah, Allah swt suci  dari noda, dan tidak akan menerima dan tidak boleh mendekatkan diri  kepadaNya, kecuali sejalan dengan makna hadits tersebut.<a href="http://hizbut-tahrir.or.id/2010/08/17/bagaimana-mungkin-doa-kita-dikabulkan/#_ftn2"><strong>[2]</strong></a></em></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>أَيُّهَا  النَّاسُ إِنَّ اللَّهَ طَيِّبٌ لَا يَقْبَلُ إِلَّا طَيِّبًا وَإِنَّ  اللَّهَ أَمَرَ الْمُؤْمِنِينَ بِمَا أَمَرَ بِهِ الْمُرْسَلِينَ فَقَالَ  يَا أَيُّهَا الرُّسُلُ كُلُوا مِنْ الطَّيِّبَاتِ وَاعْمَلُوا صَالِحًا  إِنِّي بِمَا تَعْمَلُونَ عَلِيمٌ وَقَالَ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا  كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ ثُمَّ ذَكَرَ الرَّجُلَ يُطِيلُ  السَّفَرَ أَشْعَثَ أَغْبَرَ يَمُدُّ يَدَيْهِ إِلَى السَّمَاءِ يَا رَبِّ  يَا رَبِّ وَمَطْعَمُهُ حَرَامٌ وَمَشْرَبُهُ حَرَامٌ وَمَلْبَسُهُ حَرَامٌ  وَغُذِيَ بِالْحَرَامِ فَأَنَّى يُسْتَجَابُ لِذَلِكَ</strong><strong> </strong></p>
<p>“<em>Wahai manusia, sesungguhnya Allah tidak akan menerima sesuatu kecuali yang baik (thayyib)</em>, <em>dan sesungguhnya Allah memerintahkan kaum mukmin sebagaimana halnya Ia memerintah para Rasul. Kemudian, Ia berfirman, “Wahai para Rasul, makanlah dari rejeki yang baik-baik, dan berbuat baiklah kalian. Sesungguhnya Aku Mengetahui apa yang engkau ketahui.”</em> <em>Selanjutnya,  beliau bercerita tentang seorang laki-laki yang berada di dalam  perjalanan yang sangat panjang, hingga pakaiannya lusuh dan berdebu. Laki-laki  itu lantas menengadahkan dua tangannya ke atas langit dan berdoa, “Ya  Tuhanku, Ya Tuhanku..”, sementara itu makanan yang dimakannya adalah  haram, minuman yang diminumnya adalah haram, dan pakaian yang  dikenakannya adalah haram; dan ia diberi makanan dengan makanan-makanan  yang haram. Lantas, bagaimana mungkin doanya dikabulkan?.”. </em>[HR. Muslim]<strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<hr size="1" /><a href="http://hizbut-tahrir.or.id/2010/08/17/bagaimana-mungkin-doa-kita-dikabulkan/#_ftnref1">[1]</a> Imam Nawawiy, <em>Syarah Shahih Muslim, </em>hadits no. 1686</p>
<p><a href="http://hizbut-tahrir.or.id/2010/08/17/bagaimana-mungkin-doa-kita-dikabulkan/#_ftnref2">[2]</a> <em>Tuhfat al-Ahwadziy bi Syarh Jaami’ al-Tirmidziy</em>, hadits no. 2722</p>
<img src="http://syariahpublications.com/?ak_action=api_record_view&id=2513&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://syariahpublications.com/2010/08/17/bagaimana-mungkin-doa-kita-dikabulkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Doa Qunut Nazilah untuk Melaknat Thaghut</title>
		<link>http://syariahpublications.com/2009/09/18/doa-qunut-nazilah-untuk-melaknat-thaghut/</link>
		<comments>http://syariahpublications.com/2009/09/18/doa-qunut-nazilah-untuk-melaknat-thaghut/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Sep 2009 06:29:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Doa]]></category>
		<category><![CDATA[qunut nazilah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://syariahpublications.com/?p=764</guid>
		<description><![CDATA[Pesan Penting Dari Syabab Hizbut Tahrir Uzbekistan : Kejahatan Karimov Semakin Menjadi-jadi Karimov semakin menjadi-jadi, membangkang dan merajalela kejahatannya. Kami dapat informasi dari saudara kita di sana, sebagai berikut: “Sesungguhnya bukti merajalelanya kejahatan ini tampak dari instruksi Karimov kepada para begundalnya untuk menangkap lebih banyak lagi syabab, dengan meningkatkan siksaan kepada mereka, serta memperpanjang masa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2>Pesan Penting Dari Syabab Hizbut Tahrir Uzbekistan : Kejahatan Karimov Semakin Menjadi-jadi</h2>
<p><span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;amp;quot;">Karimov semakin menjadi-jadi, membangkang dan merajalela kejahatannya. Kami dapat informasi dari saudara kita di sana, sebagai berikut: </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"><span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;amp;quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"><span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;amp;quot;">“Sesungguhnya bukti merajalelanya kejahatan ini tampak dari instruksi Karimov kepada para begundalnya untuk menangkap lebih banyak lagi syabab, dengan meningkatkan siksaan kepada mereka, serta memperpanjang masa hukuman mereka, minimal 10 tahun atau lebih. Akhir-akhir ini, mereka telah ditangkapi di Qarashu sebanyak 18 syabab.. 10 di Taskent, dan di bagian Selatan sebanyak 15 syaba ditangkap. Hukuman mereka berkisar antara 10-13 tahun. Ini tentu selain jumlah kaum Muslim yang dijebloskan ke penjara dengan zalim.. Dampak dari penyiksaan tersebut, terakhir ada 3 syabab telah menjadi syahid.. Mereka adalah: (1) Ghalib Mullaganov dari kota Andijan; (2) Shadiman dari Desa Asaka; (3) Abdurrahim dari kota Qarashu. </span><span id="more-764"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"><span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;amp;quot;"> </span></p>
<p>Mereka juga menggunakan teknik-teknis baru, yaitu tidak hanya menangkap syabab, tetapi juga kerabatnya. Sebagian di antara mereka ada yang berusia di bawah 15 tahun. Begitu juga isteri dan anak-anak perempuan mereka di bawah usia 15 tahun ditangkapi. Para wanita yang ditangkapi itu, antara lain, suami-suami mereka ada yang telah menjadi syuhada’ atau masih di penjara. Semuanya itu untuk menekan mereka, karena mereka tidak mau tunduk kepada sang Thagut, dan meninggalkan agama mereka..”</p>
<p style="text-align: left;">Karena itu, wahai saudaraku, marilah melakukan qunut nazilah untuk melaknat sang Thaghut ini, agar Allah mengambil kekuasaannya dengan kemahaperkasaan dan kemahakuasaan-Nya. Dengan cara menghinakannya di dunia, sebelum di akhirat. Dan berdoalah kepada Allah SWT agar segera membebaskan saudara-saudara kita, dan segera menunjukkan kepada kita suatu hari, atau hari-hari di mana orang-orang yang zalim itu, kita saksikan mereka menerima kehinaan yang menghinakan mereka, hina dina dengan penuh penyesalan, yang dilaknat oleh para penghuni langit dan bumi. Allahumma ya Rabb, amin.</p>
<h2 style="text-align: right;">من دعاء قنوت النازلة</h2>
<h2 style="text-align: right;">اللَّهُمَّ شَاهِدَ كُلِّ نَجْوَى، وَمَوْضِعَ كُلِّ شَكْوَى، وَعَالِمَ كُلِّ خَفِيَّةْ، وَمُنْتَهَى كُلِّ حَاجَةْ..</h2>
<h2 style="text-align: right;">اللَّهُمَّ انْصُرِ الإسْلاَمَ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَأَهْلِكِ الْكَفَرَةَ وَالْمُشْرِكِيْنَ، اللَّهُمَّ عَذِّبِ الكَفَرَةَ الَّذِينَ يَصُدُّونَ عَنْ سَبِـيـلِكَ، ويُكَذِّبُونَ رُسُلَكَ، ويُقاتِلونَ أولِـيَاءَكَ. اللَّهُمَّ اْلعَنِ الْيَهُوْدَ وَذُرِيَّاتَهُ، اللَّهُمَّ الْعَنِ كَرِيْمُوْفَ الْيَهُوْدِيَّ وَأَعْوَانَهُ وَزَبَانِيَّتَهُ.. اللَّهُمَّ خُذْهُ أَخْذَ عَزِيْزٍ مُقْتَدِرٍ، أَخْذاً يُخْزِيْهِ فِي الدُّنْيَا قَبْلَ الآخِرَةِ..</h2>
<h2 style="text-align: right;">اللَّهُمَّ انْصُرِ إِخْوَانَنَا وَأَخْوَاتِنَا مِنْ شَبَابِ حِزْبِ التَّحْرِيْرِ وَغَيْرِهِمْ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ فِي أُزْبِيْكِسْتَان، اللَّهُمَّ انْصُرْهُمْ نَصْرًا مُؤَزِّرًا. اللَّهُمَّ فَرِّجْ كُرْبَهُمْ، اللَّهُمَّ أَرِنَا يَوْماً، بَلْ أَيَّاماً، فِي أُوْلَئِكَ الظُّلُمَةِ، نَرَاهُمْ فِيْهِ أَذِلَّةً صَاغِرِيْنَ، خَزَايَا مَذْمُوْمِيْنَ مَدْحُوْرِيْنَ، يَلْعَنُهُمْ سَاكِنُوْ الأَرْضِ وَالسَّمَاءِ. اللَّهُمَّ يَا رَبَّ آمِيْن.</h2>
<p><em>Ya Allah, Dzat Yang Maha Menyaksikan semua bisikan, tempat semua keluhan, Dzat Maha Mengetahui semua yang tersembunyi, akhir dari segala kebutuhan.. </em></p>
<p><em>Ya Allah, tolonglah Islam dan kaum Muslim, dan hancurkanlah kaum Kafir dan Musyrik. Ya Allah, siksalah kaum Kafir yang senantiasa menghalang-halangi jalan-Mu, mendustakan rasul-Mu, memerangi para wali-Mu.. Ya Allah, laknatlah orang-orang Yahudi dan keturunannya. Ya Allah, laknatlah Karimov keturunan Yahudi, para pembantu dan begundalnya.. Ya Allah,  ambillah kekuasaannya dengan kemahaperkasaan dan kemahakuasaan-Nya. Dengan cara menghinakannya di dunia, sebelum di akhirat. </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em>Ya Allah tolonglah saudara-saudari kami dari kalangan syabab Hizbut Tahrir dan kaum Muslim lain di Uzbekistan.. Ya Allah, tolonglah mereka dengan pertolongan-Mu yang memenangkan. Ya Allah, bebaskanlah mereka dari kesulitan yang menghimpitnya.. Ya Allah, tunjukkanlah kepada kami suatu hari, atau hari-hari di mana orang-orang yang zalim itu, kami saksikan mereka menerima kehinaan yang menghinakan mereka, hina dina dengan penuh penyesalan dan sebagai orang-orang yang terbuang, yang dilaknat oleh para penghuni langit dan bumi. Ya Allah, ya Tuhan kami, kabulkanlah doa kami.</em></p>
<img src="http://syariahpublications.com/?ak_action=api_record_view&id=764&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://syariahpublications.com/2009/09/18/doa-qunut-nazilah-untuk-melaknat-thaghut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Doa Nabi dan Saad bin Abi Waqqash</title>
		<link>http://syariahpublications.com/2009/07/17/doa-nabi-dan-saad-bin-abi-waqqash/</link>
		<comments>http://syariahpublications.com/2009/07/17/doa-nabi-dan-saad-bin-abi-waqqash/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Jul 2009 14:38:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Doa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://syariahpublications.com/?p=698</guid>
		<description><![CDATA[Doa Nabi saat Perang Badar: اَللَّهُمَّ إِنَّكَ إِنْ تُهْلِكَ هَذِهِ الْعِصَابَةَ لَنْ تُعْبَدَ بِكَ مِنْ بَعْدِهَا فِي الأَرْضِ أَبَدًا. الَلَّهُمَّ نَصْرُكَ المُؤَزَّرِ. Ya Allah, sesungguhnya Engkau, jika Engkau hancurkan kelompok sisa (jamaah)  ini, maka setelah itu Engkau tidak akan lagi disembah  di muka bumi untuk selamanya. Ya Allah, pertolongan-Mu yang meneguhkan. Dan doa Sa&#8217;ad bin [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;">Doa Nabi saat Perang Badar:</p>
<h2 style="text-align: right;">اَللَّهُمَّ إِنَّكَ إِنْ تُهْلِكَ هَذِهِ الْعِصَابَةَ لَنْ تُعْبَدَ بِكَ مِنْ بَعْدِهَا فِي الأَرْضِ أَبَدًا. الَلَّهُمَّ نَصْرُكَ المُؤَزَّرِ.</h2>
<p><em> </em></p>
<p><em>Ya Allah, sesungguhnya Engkau, jika Engkau hancurkan kelompok sisa (jamaah)  ini, maka setelah itu Engkau tidak akan lagi disembah  di muka bumi untuk selamanya. Ya Allah, pertolongan-Mu yang meneguhkan.<span id="more-698"></span></em></p>
<p>Dan doa Sa&#8217;ad bin Abi Waqqash</p>
<p>Doa ketika menaklukkan sungai Dajlah dan diberikan taufik sehingga bisa berjalan di atas air:</p>
<h2 style="text-align: right;">اَللَّهُمَّ نَسْتَعِيْنُ بِكَ وَنَتَوَكَّلُ عَلَيْكَ، حَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْل، نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْر لاَحَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ.</h2>
<p><em> </em></p>
<p><em>Ya Allah, kami memohon pertolongan kepada-Mu, dan berserah diri kepada-Mu. Bagi kami, cukup hanya Allahlah. Dialah sebaik-baik wakil, pelindung dan penolong. Tiada daya dan kekuatan, kecuali milik Allah Dzat yang Maha Tinggi lagi Agung. </em></p>
<img src="http://syariahpublications.com/?ak_action=api_record_view&id=698&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://syariahpublications.com/2009/07/17/doa-nabi-dan-saad-bin-abi-waqqash/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Doa Menghadapi Kesulitan Beban Keuangan</title>
		<link>http://syariahpublications.com/2009/06/14/doa-menghadapi-kesulitan-beban-keuangan/</link>
		<comments>http://syariahpublications.com/2009/06/14/doa-menghadapi-kesulitan-beban-keuangan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Jun 2009 11:15:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Doa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://syariahpublications.com/?p=686</guid>
		<description><![CDATA[SyariahPublications.Com — Banyak orang bertanya bagaimana doa dalam menghadapi kesulitan keuangan. Berikut ini doanya. Silakan dibaca. Doa Nabi dalam menghadapi kesulitan beban keuangan, dibaca di depan rumah, sambil melihat ke langit dan menengadahkan tangan ke atas: ياَ أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنِ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، أَغْنِنِيْ بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَبِطَاعَتِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ Wahai Dzat yang Maha Pengasih nan luas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><em>SyariahPublications.Com</em></strong> — Banyak orang bertanya bagaimana doa dalam menghadapi kesulitan keuangan. Berikut ini doanya. Silakan dibaca.</p>
<p>Doa Nabi dalam menghadapi kesulitan beban keuangan, dibaca di depan rumah, sambil melihat ke langit dan menengadahkan tangan ke atas:<span id="more-686"></span></p>
<h2 dir="rtl">ياَ أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنِ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، أَغْنِنِيْ بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَبِطَاعَتِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ</h2>
<p><em>Wahai Dzat yang Maha Pengasih nan luas kasih-Nya. Hanya rahmat-Mulah yang aku minta, maka cukupkanlah aku dengan rizki-Mu yang halal, dari yang Engkau haramkan, dan cukupkanlah aku dengan mentaati-Mu, dari siapa saja selain diri-Mu.</em></p>
<p dir="rtl">(www.syariahpublications.com)</p>
<p dir="rtl">download file pdf –&gt; klik kanan, save link as atau save target as</p>
<p dir="rtl"><a href="http://konsultasi.files.wordpress.com/2009/06/doa-menghadapi-kesulitan-keuangan1.pdf">Doa menghadapi kesulitan keuangan</a></p>
<img src="http://syariahpublications.com/?ak_action=api_record_view&id=686&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://syariahpublications.com/2009/06/14/doa-menghadapi-kesulitan-beban-keuangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Doa di Bulan Ramadhan</title>
		<link>http://syariahpublications.com/2008/09/10/doa-di-bulan-ramadhan/</link>
		<comments>http://syariahpublications.com/2008/09/10/doa-di-bulan-ramadhan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Sep 2008 06:32:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Doa]]></category>
		<category><![CDATA[raMADHAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://syariahpublications.com/?p=394</guid>
		<description><![CDATA[Doa dan bacaan yang harus diperbanyak di bulan Ramadhan sebagaimana Pesan dalam Khutbah Nabi saw.: ??? ???? ?????? ?????? 1- Bacaan Syahadah: ???????? ???? ????????? ?????? ?????? ?????????? ????? ?????????? ???????? ????? “Aku bersaksi, bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah, selain Allah, dan bahwa Nabi Muhammad utusan Allah.” 2- Doa Istighfar (minta ampunan): ???????????? [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]><xml> <w :WordDocument> </w><w :View>Normal</w> <w :Zoom>0</w> <w :Compatibility> <w :BreakWrappedTables /> <w :SnapToGridInCell /> <w :WrapTextWithPunct /> <w :UseAsianBreakRules /> </w> <w :BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w> </xml>< ![endif]--></p>
<p style="text-align: center;"><strong><span style="font-family: &quot;Book Antiqua&quot;;">Doa dan bacaan yang harus diperbanyak</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"><strong><span style="font-family: &quot;Book Antiqua&quot;;">di bulan Ramadhan sebagaimana Pesan dalam Khutbah Nabi saw.</span></strong><span style="font-family: &quot;Book Antiqua&quot;;">:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"><span style="font-family: &quot;Book Antiqua&quot;;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"><strong><span style="font-size: 18pt; font-family: &quot;Traditional Arabic&quot;;">??? ???? ?????? ??????</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: &quot;Book Antiqua&quot;;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family: &quot;Book Antiqua&quot;;"><span>1-<span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-family: &quot;Times New Roman&quot;;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family: &quot;Book Antiqua&quot;;">Bacaan <em>Syahadah</em>:</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: &quot;Book Antiqua&quot;;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center; direction: rtl; unicode-bidi: embed;" dir="rtl" align="center"><span style="font-size: 18pt; font-family: &quot;Traditional Arabic&quot;;">???????? ???? ????????? ?????? ?????? ?????????? ????? ?????????? ???????? ?????</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"><em><span dir="rtl" lang="AR-SA"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"><em><span style="font-family: &quot;Book Antiqua&quot;;">“Aku bersaksi, bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah, selain Allah, dan bahwa Nabi Muhammad utusan Allah.” </span></em><span id="more-394"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"><em><span style="font-family: &quot;Book Antiqua&quot;;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family: &quot;Book Antiqua&quot;;"><span>2-<span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-family: &quot;Times New Roman&quot;;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family: &quot;Book Antiqua&quot;;">Doa <em>Istighfar</em> (minta ampunan): </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: &quot;Book Antiqua&quot;;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center; direction: rtl; unicode-bidi: embed;" dir="rtl" align="center"><span style="font-size: 18pt; font-family: &quot;Traditional Arabic&quot;;">???????????? ????? ??????????? ?????????? ????????</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"><em><span dir="rtl" lang="AR-SA"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"><em><span style="font-family: &quot;Book Antiqua&quot;;">“Aku memohon ampunan kepada Allah yang Maha Agung, dan kepada-Nyalah aku bertaubat.” </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: &quot;Book Antiqua&quot;;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family: &quot;Book Antiqua&quot;;"><span>3-<span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-family: &quot;Times New Roman&quot;;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family: &quot;Book Antiqua&quot;;">Doa meminta ridha dan surga Allah, berlindung dari murka dan neraka-Nya: </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: &quot;Book Antiqua&quot;;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center; direction: rtl; unicode-bidi: embed;" dir="rtl" align="center"><span style="font-size: 18pt; font-family: &quot;Traditional Arabic&quot;;">??????????? ?????? ?????????? ??????? ???????????? ?????????? ???? ???? ???????? ??????????</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"><em><span dir="rtl" lang="AR-SA"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"><em><span style="font-family: &quot;Book Antiqua&quot;;">“Ya Allah, kami memohon kepada-Mu ridha dan surga-Mu, dan<span> </span>berlindung kepada-Mu dari murka dan neraka-Mu.” </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: &quot;Book Antiqua&quot;;"> </span></p>
<img src="http://syariahpublications.com/?ak_action=api_record_view&id=394&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://syariahpublications.com/2008/09/10/doa-di-bulan-ramadhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>DOA DAN DZIKIR HAJI</title>
		<link>http://syariahpublications.com/2006/12/19/doa-dan-dzikir-haji/</link>
		<comments>http://syariahpublications.com/2006/12/19/doa-dan-dzikir-haji/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Dec 2006 04:46:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Doa]]></category>
		<category><![CDATA[haji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://syariahpublications.com/?p=56</guid>
		<description><![CDATA[(Diterjemahkan secara ringkas dari Kitab al-Adzkaar, karya Imam al-Nawawiy) Oleh : Syamsuddin Ramadlan Al-Nawiy Menurut Imam Nawawiy dzikir dan doa haji,  dibagi menjadi dua macam.  Pertama, doa ketika dalam perjalanan menuju tempat haji.  Kedua, doa dalam haji itu sendiri.   Hanya saja, di dalam kitab itu, Imam Nawawiy tidak menyebutkan dalil-dalilnya.  Alasannya, dalil-dalil tersebut jumlahnya cukup [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div align="center">(Diterjemahkan secara ringkas<br />
dari Kitab al-Adzkaar, karya Imam al-Nawawiy)<br />
Oleh : Syamsuddin Ramadlan Al-Nawiy</div>
<p>Menurut Imam Nawawiy dzikir dan doa haji,  dibagi menjadi dua macam.  Pertama, doa ketika dalam perjalanan menuju tempat haji.  Kedua, doa dalam haji itu sendiri.   Hanya saja, di dalam kitab itu, Imam Nawawiy tidak menyebutkan dalil-dalilnya.  Alasannya, dalil-dalil tersebut jumlahnya cukup banyak, dan bila dicantumkan seluruhnya akan memperbesar volume buku itu –kitab al-Adzkaar. [Lihat Imam Nawawiy, al-Adzkaar, hal. 163].<br />
Doa ketika berada dalam perjalanan haji, tercakup dalam doa dan dzikir safar.  Adapun point-point penting yang berhubungan dengan doa dan dzikir dalam haji adalah sebagai berikut;<span id="more-56"></span></p>
<p>1.    Jika hendak melaksanakan ihram disunnahkan mandi dan wudluk terlebih dahulu, kemudian mengenakan baju ihram (rida&#8217; (kain penutup bagian atas kecuali kepala) dan izar (sarung penutup tubuh bagian bawah).  Tentunya, ketika wudluk, mandi, dan memakai baju ihram, disunnahkan membaca doa wudluk, mandi dan mengenakan baju.    Setelah itu sholat dua rakaat.  Di sunnahkan pada rakaat pertama –setelah membaca surat al-Fatihah—membaca &#8220;Qul ya ayyuhal kaafiruun&#8221;.  Dan pada rakaat kedua membaca &#8220;Qul Huwallahu ahad&#8221;.  [Imam Nawawiy, Al-Adzkaar, hal. 163]<br />
2.    Setelah selesai sholat disunnahkan berdoa dengan doa apa saja.    Jika hendak ihram, segera berniat di dalam hati.   Namun, menurut Imam Nawawiy, disunnahkan melafadzkan niatnya, yakni dengan membaca &#8220;Nawaitu al-hajja wa ahramtu bihi lillahi &#8216;azza wa jalla, labbaika allahumma labbaika la syaarika laka labbaika innalhamda wa ni&#8217;mata laka wa mulk la syaarika laka&#8221;.</p>
<p>???????? ????????? ?? ?????????? ???? ????? ????? ???????, ????????? ??????????? ?????????, ????????? ??? ???????? ???? ????????? ????? ?????????? ?? ???????? ????, ?? ????????? ??? ???????? ????<br />
(Saya berniat haji dan ihram semata-mata karena Allah swt. Aku sambut panggilanMu, ya Allah, aku sambut panggilanMu, tidak ada sekutu bagiMu.  Aku sambut sambut panggilanMu, sesungguhnya pujian, kenikmatan dan kekuasaan hanya milikMu.  Tidak ada sekutu bagiMu&#8221;) Yang wajib adalah niat di dalam hati sedangkan melafadzkannya adalah sunnah.  [ibid, hal. 163]<br />
3.    Disunnahkan bersholawat atas Nabi Saw setelah selesai talbiyyah, dan berdoa untuk dirinya sendiri maupun untuk orang lain, terutama hal-hal yang berkaitan dengan urusan akherat dan dunia.  Dan hendaknya memohon keridloan Allah dan surgaNya, dan meminta perlindungan dari siksa api neraka.  Disunnahkan untuk memperbanyak bacaan talbiyyah; dan hendaknya talbiyyah dibaca di setiap keadaan; baik ketika berdiri, duduk, berjalan, berada di dalam kendaraan, sedang berjalan menanjak dan turun; baik dalam keadaan junub, berhadats, maupun haidl.   [ibid, hal. 164]<br />
4. Orang yang berhaji hendaknya juga membaca talbiyyah ketika berada pada pergantian waktu dan tempat; misalnya, menjelang pergantian malam, menjelang siang, saat terik matahari, ketika matahari berada di puncak (kulminasi), ketika berada di dalam masjid.   Hanya saja, orang yang berhaji tidak membaca talbiyyah ketika sedang thawaf dan sa&#8217;iy.  Alasannya, menurut Imam Nawawiy, pada dua keadaan itu ada dzikir-dzikir khusus. [Imam al-Nawawiy, Al-Adzkaar, hal. 164]<br />
5.    Disunnahkan membaca talbiyyah dengan suara nyaring dan diulang-ulang sebanyak tiga kali atau lebih. Jika seseorang memberi salam, hendaknya tidak menjawab salamnya.  Sebab, menurut Imam Nawawiy, mengucapkan salam dalam kondisi semacam itu adalah makruh. [Imam al-Nawawiy, Al-Adzkaar, hal. 164]<br />
6.    Jika ia melihat sesuatu yang menakjubkan atau mengagumkan, hendaknya ia mengucapkan:</p>
<p>?????????? ????? ????????? ?????? ??????????<br />
&#8220;Labbaika inna al-&#8217;aisya &#8216;aisy al-akhirah&#8221; [Aku penuhi panggilanMu, sesungguhnya kehidupan sebenarnya adalah kehidupan akherat]. Ketentuan ini dianggap sebagai sunnah Rasulullah saw. [Imam al-Nawawiy, Al-Adzkaar, hal. 164]<br />
7. Menurut Imam Nawawiy, membaca talbiyyah tetap disunnahkan, sampai melempar jumrah &#8216;Aqabah di hari Nahr atau Thawaf Ifadlah. [Imam al-Nawawiy, Al-Adzkaar, hal. 164].  Ketika melempar jumrah &#8216;Aqabah atau Thawaf Ifadlah, bacaan talbiyyah dihentikan, dan hendaknya memperbanyak bacaan takbir (Allahu Akbar).<br />
8.    Jika mahram (orang yang berihram) tiba di Mekah, disunnahkan membaca doa:</p>
<p>??????????? ????? ????????? ?? ???????? ???????????? ????? ????????, ?? ???????? ???? ????????? ?????? ???????? ?????????, ???????????? ???? ????????????? ?? ?????? ?????????<br />
&#8220;Allahumma hadza harramuka wa amnuka, fa harrimniiy &#8216;ala al-naar, wa amanniy min &#8216;adzaabika yauma tab&#8217;atsu &#8216;ibaadaka, waj&#8217;alniy  min auliyaa`ika wa ahli thaa&#8217;atika&#8221;.[Ya Allah, negeri ini adalah kesucian (haram)Mu dan keamananMu, maka hindarkanlah aku dari siksa api neraka, dan amankanlah diriku dari siksa, pada hari Engkau membangkitkan hamba-hambaMu, dan jadikanlah aku bagian dari wali-waliMu dan orang-orang yang taat kepadaMu]  Setelah itu, ia boleh berdoa apa saja. [Imam al-Nawawiy, Al-Adzkaar, hal. 165]<br />
9.    Jika telah masuk Mekah, dan menyaksikan Baitullah (Ka&#8217;bah), disunnahkan mengangkat kedua tangan dan berdoa.  Menurut riwayat, doanya seorang Muslim ketika menyaksikan Ka&#8217;bah adalah mustajab.  Doanya adalah:</p>
<p>???????????? ???? ????? ????????? ??????????? ?? ??????????? ?? ??????????? ?? ?????????, ?? ???? ???? ???????? ???????????? ??????? ??????? ???? ??????????? ??????????? ?? ??????????? ?? ??????????? ?? ??????<br />
&#8220;Allahumma zid hadza al-bait tasyriifan wa ta&#8217;dziiman wa takriiman wa mahaabatan, wa zid man syarrafahu wa karramahu min man hajjahu au i&#8217;tamarahu tasyriifan wa ta&#8217;dziiman wa takriiman wa birran&#8221;. [Ya Allah, tambahlah rumah ini, kemuliaan, keagungan, kebesaran dan kecintan.   Ya Allah, tambahlah orang yang memuliakannya dan mengagungkannya, baik dari kalangan orang yang berhaji atau berumrah, kemuliaan, keagungan, kebesaran, dan kebaikan].  Setelah itu membaca:</p>
<p>???????????? ?????? ?????????? ?? ?????? ?????????? , ???????? ???????? ????????????<br />
&#8220;Allahumma antas salaam wa minkas salam, hayyinaa rabbanaa bis salaam&#8221;.[Ya Allah, Engkau adalah keselamatan, dan dariMulah keselamatan itu berasal, Ya Tuhan kami, hidupilah aku dengan keselamatan].  Selepas ini, boleh berdoa memohon apa saja untuk kebaikan dunia dan akherat.  Ketika masuk Masjidil Haram, hendaknya membaca doa ketika masuk masjid. [ibid, hal. 165]</p>
<p>Dzikir Ketika Thawaf<br />
Disunnahkan ketika berjalan dari Hajar Aswad dan ketika memulai thawaf membaca:</p>
<p>?????? ????? ?? ????? ????????, ??????????? ?????????? ????, ????????????? ???????????, ?? ???????? ?????????? ???????????? ????????? ?????????<br />
&#8220;Bismillaahi wallahu Akbar, Allahumma iimaanan bika, wa tashdiiqan bi kitaabika, wa wafaa`an bi &#8216;ahdika wattibaa&#8217;an li sunnati Nabiyyika saw&#8221;.[Dengan menyebut namaMu, dan Allahu Maha Besar, Ya Allah aku memohon kepadamu untuk selalu beriman kepadaMu, membenarkan kitabMu, mencukupkan diri dengan janjiMu, dan untuk selalu mengikuti sunnah NabiMu] ibid, hal. 165]<br />
Disunnahkan membaca berulang-ulang dzikir di atas ketika berada di garis Hajar Aswad setiap kali Thawaf.  Ketika tiba di batas akhir pada tiga Thawaf yang pertama, hendaknya membaca:</p>
<p>??????????? ????????? ?????? ???????????, ?? ??????? ???????????, ?? ??????? ???????????<br />
&#8220;Allahummaj&#8217;alhu hajjan mabruuran, wa dzanban maghfuuran, wa sa&#8217;yan masykuuran&#8221;.   Keempat sisanya membaca doa:</p>
<p>??????????? ???????? ?? ????????, ??????? ?????? ???????? ?? ?????? ?????????? ?? ???????????, ??????????? ???????? ?????? ??? ?????????? ???????? ?? ??? ?????????? ????????¸?? ????? ??????? ????????<br />
&#8220;Allahummaghfir warham, wa&#8217;fu &#8216;amma ta&#8217;lam wa antal a&#8217;azza wal akram, Allahumma rabbanaa aatina fiddunya hasanah wa fil aakhirati hasanah wa qinaa &#8216;adzaabannar&#8221;.[Yang Allah, ampunilah, dan rahmatilah, dan maafkanlah apa yang Engkau ketahui.  Sesungguhnya, Engkau adalah Dzat Yang Maha Agung da Mulia.  Ya Allah, ya Tuhan Kami, berikanlah kepada kami, kebaikan di dunia dan akherat, dan peliharalah kami dari siksa api neraka]. Imam Syafi&#8217;iy menyatakan, &#8220;Doa yang paling saya sukai ketika Thawaf adalah &#8220;Rabbanaa aatinaa fiddunyaa hasanah wa fil aakhirati hasanah, wa qinaa &#8216;adzaabannaar&#8221;.  Beliau juga berpendapat, disunnahkan membaca al-Quran ketika Thawaf.  Sebab, Thawaf adalah tempat untuk dzikir, dan seutama-utama dzikir adalah membaca al-Quran. [ibid, hal. 165]<br />
Setelah selesai Thawaf dan setelah selesai mengerjakan sholat dua rakaat setelah Thawaf, disunnahkan untuk berdoa sesuka hati.   Adapun doa yang diajarkan oleh Rasulullah saw adalah:</p>
<p>??????????? ????? ???????? ?? ?????? ????????, ?????????? ?????????? ?????????? ?? ????????? ????????, ?? ???? ??????? ?????????? ???? ???? ????????, ????????????, ??????? ?????? ??????????? ???????????<br />
&#8220;Allahumma anaa &#8216;abduka wa ibnu &#8216;abdika, ataituka bi dzunuubin katsiiiratin wa a&#8217;maalin sai`atin, wa hadzaa maqaamul &#8216;aaidzi bika minan naar, faghfirli, innaka antal ghafuurur raahiim&#8221;.[Ya Allah, aku adalah hambaMu, dan anak dari hambaMu.  Aku mendatangiMu dengan dosa-dosa yang sangat banyak, dan dengan amal-amal yang buruk.  Dan tempat ini, adalah tempat untuk berlindung kepadaMu dari siksa api neraka.  Ampunilah aku, sesungguhnya Engkau adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang] [ibid, hal. 166]</p>
<p>Doa Di Multazam, yakni Antara Pintu Ka&#8217;bah dengan Hijr al-Aswad<br />
Berdoa di tempat ini sangat mustajab.<br />
Diantara doa yang ma&#8217;tsur (menurut riwayat) di tempat ini adalah:</p>
<p>??????????? ???? ????????? ??????? ???????? ????????, ?? ????????? ??????????, ?????????? ?????????? ??????????? ??? ???????? ??????? ????? ???? ???????? ????? ???????? ???????? ??? ???????? ??????? ?? ??? ???? ????????¸?? ????? ????? ?????.   ??????????? ?????? ?? ??????? ????? ????????? ?? ???????? ?????????.  ??????????? ????????? ???? ???????????? ???????????, ?? ????????? ???? ????? ??????¸?? ???????? ????? ??????????? ?? ??????? ??? ??????, ??????????? ?????????? ???? ???????? ???????? ???????? ?? ??????????? ???????? ??????????????? ?????? ?????????, ??? ????? ??????????????<br />
&#8220;Allahumma lakal hamdu hamdan yuwaafiy ni&#8217;amaka, wa yukaafi`u maziidaka, ahmaduka bi jamii&#8217;i mahaamidika ma  &#8216;alimtu minhaa wa maa lam a&#8217;lam &#8216;ala jamii&#8217;iy ni&#8217;amika ma &#8216;alimtu  minhaa wa maa lam a&#8217;lam, wa &#8216;alaa kulli haal.  Allahumma shalli wa sallim &#8216;ala Mohammad  wa &#8216;ala aali Mohammad.  Allahuuma a&#8217;idzniy minasy syaithaanir rajiim, wa a&#8217;idzniy min kulli suu&#8217;in wa qanni&#8217;niy bimaa razaqtaniy wa baarik liy fiihi, Allahummaj&#8217;alniy  min akrami wafdika &#8216;alaika, wa alzimniy sabiilal istiqaamah hatta alqaaka ya Rabbil &#8216;Alaamiin&#8221;.  [Ya Allah, segala pujian hanya milikMu, puji syukur yang telah memberikan nikmat-nikmatMu, dan yang telah mencurahkan tambahan-tambahanMu.  Aku memuji Engkau dengan seluruh pujian-pujianMu, baik (pujian) yang  aku ketahui maupun yang tidak, atas semua nikmatMu, baik yang aku ketahui maupun tidak, dan dalam keadaan apa pun.  Ya Allah, semoga shalawat dan salam senantiasa tercurah kepada Nabi Mohammad saw beserta keluarganya.  Ya Allah, lindungilah aku dari setan yang terkutuk.  Dan lindungilah aku dari semua keburukan.  Dan jadikanlah aku selalu menerima (qana'ah) atas rejeki yang telah Engkau anugerahkan kepadaku, dan berkahilah rejeki itu untukku.  Ya Allah, jadikanlah aku sebagai salah satu dutaMu yang termulia, dan teguhkanlah aku pada jalan istiqamah, hingga aku datang menjumpaiMu"]. Setelah membaca doa ini, diteruskan dengan membaca doa sekehendak hatinya. [ibid, hal. 166]</p>
<p>Doa di Hijr<br />
Doa di tempat ini sangatlah mustajab.   Diantara doa ma&#8217;tsur di tempat ini adalah:</p>
<p>??? ?????? ?????????? ???? ??????? ?????????? ?????????? ???????????? ???????? ??????????? ???? ???????????? ???? ???? ?????????? ???? ???????, ??? ??????????? ???????????????<br />
&#8220;Ya Rabbi ataituka min syuqqatin ba&#8217;iidatin mu`ammilan ma&#8217;ruufaka fa inniy ma&#8217;ruufan min ma&#8217;ruufika bihi &#8216;an ma&#8217;ruufin man siwaaka; Ya Ma&#8217;ruufan bil ma&#8217;ruufi&#8221;.[Ya Tuhanku, aku mendatangiMu dari tempat yang sangat jauh untuk memperoleh kebaikanMu.  Sesungguhnya aku hanya meminta kebaikan dariMu, dan tidak dari selain Engkau.  Ya, Dzat yang Mengetahui segala kebaikan]. [ibid, hal. 166]</p>
<p>Doa Ketika Masuk Di Baitullah<br />
1. Berdoa di Baitullah sangatlah mustajab.   Usamah bin Zaid ra menuturkan, bahwasanya Rasulullah saw, ketika masuk ke dalam Baitullah, mendatangi dari arah belakang Ka&#8217;bah. Lalu, beliau menempelkan wajah dan  pipinya di tembok Ka&#8217;bah; seraya mengucapkan syukur kepada Allah, memujiNya, meminta kepadaNya, dan memohon ampunan kepadaNya.  Setelah itu beliau berpindah ke setiap rukun (tiang) Ka&#8217;bah.  Dan beliau mendatangi setiap rukun tersebut dengan mengucapkan takbir, tahlil, dan tasbih; memuji Allah, memohon kepada Allah, dan memohon ampunan kepadaNya.   Setelah itu beliau keluar dari Baitullah&#8221;.  [HR. Imam Nasaaiy] [ibid, hal. 167]</p>
<p>Doa Ketika Sa&#8217;iy<br />
Doa di tempat ini juga sangat mustajab.  Disunnahkan memperpanjang waktu tinggal di Shofa dan menghadap Ka&#8217;bah.  Setelah itu bertakbir dan berdoa, dengan mengucapkan:</p>
<p>????? ???????? (3 ?) ?? ???? ?????????, ????? ???????? ????? ??? ????????, ?? ????????? ???? ????? ??? ?????????, ??? ?????? ????? ?????  ???????? ??? ???????? ???? , ???? ????????? ?? ???? ????????? ?????? ?? ???????? , ???????? ?????????, ?????? ????? ????? ?????? ????????.  ??? ?????? ?????? ????? ???????? ????????, ?? ?????? ????????, ?? ?????? ??????????? ????????, ??? ?????? ?????? ?????, ?? ??? ???????? ?????? ???????? ???????????? ???? ????????? ?????? ?????? ?????????????. ??????????? ??????? ?????? : ??????????? ?????????? ?????? ?? ??????? ??? ???????? ????????????, ?? ?????? ?????????? ????? ??????????? ????? ???????????? ?????? ?????????? ?????? ?????? ????????????? ?? ????? ????????<br />
&#8220;Allahu Akbar (3x) wa lillahil hamd, Allahu Akbar &#8216;ala maa hadaanaa, wal hamdu lillahi &#8216;ala maa aulanaa, laa ilaha illallah wahdahu laa syariikalah, lahul mulku wa lahul hamdu yuhyiy wa yumiit, biyadihil khair, wa huwa &#8216;ala kulli syai`in qadiir, La ilaha illallah, anjaza wa&#8217;dah, wa nashara &#8216;abdah, wa hazamal ahzaaba wahdah, la ilaha illallah, wa laa na&#8217;budu illa iyyaah, mukhlishiina lahud diin, walau karihal kaafiruun.  Allahumma innaka qulta, &#8220;Ud&#8217;uuniy astajib lakum, wa innaka la tukhliful mii&#8217;aad, wa inniy as`aluka kamaa hadaitaniy lil Islaam alla tanzi&#8217;ahu minniy hatta tatawaffaaniy wa anaa muslim&#8221;.[Allahu Maha Besar (3X), dan segala pujian hanya milikNya, Allahu Maha Besar, karena telah menunjuki kami.  Dan puji syukur karena telah menolong kami, tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, tidak ada sekutu bagiNya, kekuasaan dan pujian hanyalah milikNya,  Dzat Yang Menghidupkan dan mematikan.  Di Tangannyalah segala kebaikan.  Dan Dialah Dzat yang mengatur segala sesuatu.  Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, Dzat yang selalu menunaikan janjiNya, menolong hambaNya, dan mengalahkan musuh-musuhNya. Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah dan kami tidak menyembah kecuali kepadaNya, dengan memurnikan agama ini hanya kepadaNya; meskipun orang-orang kafir benci.   Ya Allah, sesungguhnya Engkau telah berfirman, "Berdoalah kalian kepadaKu, niscaya Aku akan mengabulkan", dan sesungguhnya Engkau tidak akan pernah ingkar janji"; dan aku memohon kepadaMu, seperti halnya Engkau telah menunjukiku kepada Islam.  Maka, janganlah Engkau cabut agama Islam ini dari diriku, hingga Engkau mewafatkanku dan aku tetap sebagai seorang Muslim]. [ibid, hal. 167]<br />
Setelah membaca doa ini, hendaknya berdoa memohon kebaikan dunia dan akherat.  Hendaknya mengulang-ulang doa ini  sebanyak 3X, dan tidak membaca talbiyyah. [ibid, hal. 167]<br />
Jika telah sampai Marwah, hendaknya naik ke atasnya dan berdzikir seraya berdoa dengan bacaan doa seperti ketika berada di atas Shofa.  Adapun doa ketika berada di atas Shofa adalah sebagai berikut.  Diriwayatkan dari &#8216;Umar ra, bahwasanya beliau berdoa ketika berada di atas Shofa:</p>
<p>??????????? ?????????? ?????????? ?? ?????????? ??? ????????? ??????????, ?? ?????????? ??????????, ??????????? ?????????? ????????? ?? ??????? ????????????? ?? ??????? ?????????????  ?? ???????? ?? ??????? ????????? ??????????????, ??????????? ?????????? ??????????, ?? ?????????? ?????????, ????????? ????? ??? ??????????? ??????????, ???????????? ???? ????????? ??????????????<br />
&#8220;Allahumma&#8217;shimnaa bi diinika wa thawaa&#8217;iitika wa thawaa&#8217;iiti rasuulika saw, wa jannibnaa huduudaka, Allahummaj&#8217;alnaa nuhibbuka wa nuhibbu malaaikataka wa anbiyaa`aka wa rusulaka, wa nuhibbu &#8216;ibaadakash shaalihiin, Allahhumma yassirnaa lil yusray, wa jannibnaa al-&#8217;usra, waghfirlanaa fil aakhiratil uula, waj&#8217;alnaa min a`immatil muttaqiin&#8221;. [Ya Allah, teguhkanlah kami dalam agamaMu, dalam ketaatan kepadaMu, dalam ketaatan kepada RasulMu, dan hindarkanlah kami dari larangan-laranganMu.  Ya Allah, jadikanlah kami sebagai hamba yang selalu mencintaiMu, mencintai malaikat-malaikatMu, mencintai Rasul-rasulMu, dan juga mencintai hamba-hambaMu yang sholeh.  Ya Allah, mudahkanlah kami ke dalam kemudahan, dan jauhkanlah kami dari kesukaran.  Ampunilah kami kelak di akherat yang pertama, dan jadikanlah kami bagian dari pemimpin orang-orang yang bertaqwa"]. Ketika berlari-lari dari Shofa dan Marwah, hendaknya mengucapkan:</p>
<p>???? ???????? ????????? ?? ????????? ?????? ????????, ??????? ?????? ?????????? ?? ??????????? : ??????????? ?????? ??? ?????????? ???????? ?? ??? ?????????? ????????¸?? ????? ??????? ????????<br />
&#8220;Rabbighfir warham wa tajaawaz &#8216;amma ta&#8217;lam, innaka antal a`azzu  wal akram; Allahuuma aatinaa fid dunya hasanah, wa fil aakhirati hasanah, wa qinaa &#8216;adzaabannar&#8221;.  [Ya Allah, ampunilah, kasihanilah, dan maafkanlah semua yang Engkau ketahui.  Sesungguhnya, Engkau adalah Dzat Yang Paling Mulia dan Agung:  Ya Allah, berikanlah kepada kami, kebaikan di dunia dan akherat, dan peliharalah kami dari siksa api neraka]. [ibid, hal. 167-168]<br />
Doa-doa pilihan lain yang dibaca ketika melakukan Sa&#8217;iy dan di setiap tempat adalah;<br />
?????????? ??? ????????? ???????????, ??????? ??????? ????? ????????<br />
&#8220;Allahumma ya muqallibal quluub, tsabbit qalbiy &#8216;ala diinik&#8221;.[Ya Allah, Ya Pembolak-balik qalbu, teguhkanlah hatiku untuk selalu di atas agamaMu".</p>
<p>??????????? ?????? ?????????? ??????????? ??????????, ?? ????????? ????????????, ?? ???????????? ???? ????? ??????, ?? ?????? ???????????? ?? ??????? ???? ????????<br />
"Allahumma inniy as`aluka muujibaati rahmatik, wa 'azaaima maghfiratik, was salaamata min kulli itsm, wal fauza bil jannah wan najlata minan naar".[Ya Allah, aku memohon kepadaMu rahmatMu dan ampunanMu, dan aku juga memohon kepadaMu keselamatan dari semua dosa.  Dan aku juga memohon kepadaMu kemenangan dengan surgaMu, dan keselamatan dari siksa api neraka"]<br />
?????????? ?????? ?????????? ???????? ?????????? ???????????? ??????????<br />
&#8220;Allahumma inniy as`alukal huda, wat tuqay wal &#8216;afaafa, wal ghinay&#8221;.[Ya Allah, aku memohon kepadaMu, petunjuk, ketaqwaan, ampunan, dan kekayaan]</p>
<p>??????????? ???????? ????? ???????? ?????????? ???????? ???????????<br />
&#8220;Allahumma a&#8217;inniy &#8216;ala dzikrika wa husni &#8216;ibaadatik&#8221; [Ya Allah, tolonglah diriku, agar selalu mengingatMu, mensyukuri nikmatMu, dan selalu beribadah kepadaMu dengan sebaik-baiknya]</p>
<p>?????????? ?????? ?????????? ???? ????????? ??????? ??? ???????? ?????? ?? ??? ???? ???????? , ?? ???????? ???? ???? ????? ???????  ??? ???????? ?????? ?? ??? ???? ????????, ?? ?????????? ?????????? ?? ??? ??????? ???????? ???? ?????? ?? ??????, ?? ???????? ???? ???? ???????? ?? ??? ??????? ???????? ???? ?????? ?? ??????<br />
&#8220;Allahumma inniy as`aluka minal khairi kullihi ma &#8216;alimtu minhu wa maa lam a&#8217;alam , wa &#8216;auudzu bika minasy syarri kullihi ma &#8216;alimtu wa maa lam a&#8217;lam, wa as`alukal jannah wa maa qarraba ilaihaa min qaulin au &#8216;amalin, wa a&#8217;uudzu bika minan naar wa maa qarraba ilaihaa min qaulin wa &#8216;amalin&#8221;.    [Ya Allah, aku memohon kepadaMu, kebaikan seluruhnya, baik yang aku tahu maupun tidak.  Dan aku berlindung kepadaMu dari keburukan seluruhnya, baik yang aku tahu maupun tidak.   Dan aku memohon kepadaMu surga, dan semua perkataan dan perbuatan yang bisa mendekatkan kepadanya (surga).  Dan aku berlindung kepadaMu dari neraka, dan semua perkataan dan perbuatan yang mendekatkan kepadanya (neraka)].  Membaca al-Quran, tentunya lebih utama (afdlol). [ibid, hal. 168]</p>
<p>Dzikir dan Doa Ketika Keluar dari Mekah Menuju &#8216;Arafah<br />
Disunnahkan ketika keluar dari Mekah menuju Mina berdoa:</p>
<p>??????????? ???????? ????????, ?? ???? ????????, ???????????? ??????? ???????, ????????? ??? ?????????, ????????? ??????? ????? ???????? ???? ????? ?????? ?????????, ??????? ????? ????? ?????? ????????<br />
&#8220;Allahumma iyyaaka arjuu, wa laka ad&#8217;uu, fa ballighniy shaalaha amaliy, waghfir liy dzunuubiy, wamnun &#8216;alayya bimaa mananta bihi &#8216;ala ahli thaa&#8217;atika, innaka &#8216;ala kulli syai`in qadiir&#8221;. [Ya Allah, hanya kepadaMu aku berharap, dan hanya kepadaMu aku memohon.  Wujudkanlah keinginan-keinginanku yang baik, dan ampunilah dosa-dosaku.  Anugerahkanlah kepadaku, anugerah yang telah Engkau berikan kepada hamba-hambaMu yang taat.  Sesungguhnya, Engkau Maha Berkuasa atas segala sesuatu].   [ibid, ha. 168]<br />
Hendaknya juga membaca talbiyyah, membaca al-Quran, memperbanyak dzikir dan doa, terutama doa, &#8220;Rabbanaa aatinaa fid dunya hasanah wa fil aakhirati hasanah, wa qinaa &#8216;adzaaban naar&#8221;.[ibid, hal. 168]</p>
<p>Dzikir-dzikir dan Doa-doa Mustajab di &#8216;Arafah<br />
Di dalam sebuah hadits diriwayatkan, bahwasanya Nabi saw bersabda, &#8220;Sebaik-baik doa di &#8216;Arafah dan sebaik-baik doa yang aku ucapkan, dan diucapkan oleh para Nabi sebelumku adalah, &#8220;Laa ilaha illallah wahdahu laa syariika lahu, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa &#8216;ala kulli syai`in qadiir&#8221;.[Tidak ada sesembahan yang berhak untuk disembah kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagiNya, kekuasaan dan pujian hanyalah milikNya, dan Dia Berkuasa atas segala sesuatu].   [Ibid, hal. 169]<br />
Disunnahkan memperbanyak dzikir dan doa, dan hendaknya bersungguh-sungguh dalam memanjatkan doa.  Sebab, hari &#8216;Arafah adalah seutama-utama hari untuk berdoa memohon kepada Allah swt.  Sekali lagi, hendaknya setiap orang mencurahkan segenap kemampuannya (serius) untuk memperbanyak dzikir dan doa, membaca al-Quran, dan memohon kepada Allah dengan beragam doa. [ibid, hal. 169]<br />
Hendaknya ia berdoa tidak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga berdoa untuk keluarga, ayah dan ibu, anak isteri, karib kerabat, shahabatnya, kepercayaannya, gurunya, dan lain sebagainya.  Diusahakan untuk berdoa dan berdzikir di setiap tempat, baik secara sendirian maupun berjama&#8217;ah.  Hendaknya berhati-hati dari perkara-perkara yang tidak berguna.  Hendaknya berdoa tidak dengan tergesa-gesa.  Tetapi, harus dilakukan dengan khusyu&#8217;, penuh harap, merendahkan diri. [Ibid, hal. 169]<br />
Disunnahkan merendahkan suara ketika berdoa di Arafah, memperbanyak istighfar, bertaubat atas semua kesalahan dan dosa, mengulang-ulang doa, dan tidak tergesa-gesa ingin dikabulkan. Hendaknya mengawali doa dengan membaca alhamdulillah, memuji Allah, mengucapkan sholawat dan salam.  Dan ketika mengakhiri doa, juga ditutup dengan bacaan yang sama.    Diusahakan ketika berdoa, menghadap ke arah Ka&#8217;bah dan dalam keadaan suci. [Ibid, hal. 169]<br />
Diriwayatkan oleh Imam Turmudziy dari &#8216;Ali ra, bahwasanya ia berkata, &#8220;Doa yang paling banyak diucapkan oleh Nabi saw ketika beliau wukuf di &#8216;Arafah adalah:</p>
<p>?????????? ???? ????????? ????????? ??????? ????????? ?????? ??????? ?????????? ???? ???????? ????????? ??????????? ?????????? ?????????? ?????? ?????? ????? ???????? ?????????? ?????? ??????? ???? ???? ??????? ????????? ???????????? ????????? ????????? ????????? ?????????? ?????? ??????? ???? ???? ????? ??? ??????? ???? ????????<br />
&#8220;Allahumma lakal hamdu kal ladziy naquul, wa khairan mimmaa naquul; Allahumma laka shalaatiy wa nusukiy, wa mahyaaya wa mamaatiy, wa ilaika ma`aabiy, wa laka Rabbi turaatsiy; Allahumma inniy a&#8217;uudzu bika min &#8216;adzaabil qabri, wa waswasish shadri, wa syataatil amri; Allahumma inniy a&#8217;uudzu buka min syarri ma taji`u bihir riihu&#8221;.[Ya Allah, segala pujian hanyalah milikMu, sebagaimana yang kami katakan, dan kebaikan dari apa-apa yang kami ucapkan.  Ya Allah, hanya untukMu semata, sholatku, manasikku, hidupku, matiku.  Dan kepadaMu tempat kembaliku.  Dan hanya milikMu sepeninggalanku.  Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari siksa kubur, dan bisikan-bisikan di dada.  Dan aku berlindung kepadaMu dari tercerai berainya urusan.  Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari keburukan yang dibawa oleh angin][Ibid, hal. 169]<br />
Disunnahkan memperbanyak bacaan talbiyyah dan shalawat. Disunnahkan memperbanyak tangisan –menangis dengan tersedu-sedu&#8211; tatkala berdzikir dan berdoa, menumpahkan air mata, mengucapkan doa dengan terbata-bata, dan memohon dengan penuh harap.  Sebab, sungguh, tempat itu adalah tempat agung dan tempat berkumpul yang mulia; dan di tempat itu pula berkumpul hamba-hamba pilihan Allah yang ikhlash.  Dan tempat itu adalah &#8220;tempat berkumpul&#8221; di dunia yang paling agung.<br />
Doa-doa pilihan ketika di Arafah adalah sebagai berikut;</p>
<p>??????????? ???????? ?????? ??? ?????????? ???????? ?? ??? ?????????? ????????¸?? ????? ??????? ????????<br />
&#8220;Allahumma aatinaa fid dunya hasanah wa fil aakhirati hasanah, wa qinaa &#8216;adzaban naar&#8221;.[Ya Allah, Ya Rabb kami, berikanlah kami kebaikan dunia dan akherat, dan hindarkanlah kami dari siksa api neraka]</p>
<p>?????????? ?????? ???????? ??????? ??????? ???????? ????? ???????? ?????????? ?????? ?????? ????????? ??? ?????????? ???? ???????? ???????????? ?????? ?????? ?????????? ??????????<br />
&#8220;Allahumma dzalamtu nafsiy dzulman katsiiran, wa innahu la yaghfirudz dzunuuba illa anta, faghfir liy maghfiratan min &#8216;indika, warhamniy innaka antal ghafuurur rahiim&#8221;.[Ya Allah, aku telah menganiaya diriku sendiri dengan kedzaliman yang sangat banyak.  Sesungguhnya tidak ada yang bisa mengampuni dosa kecuali Engkau, maka ampunilah aku dengan ampunan dariMu, dan kasihanilah aku, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan Pengasih]</p>
<p>??????????? ???????? ??? ?????????? ???????? ????? ??????? ??? ???????????, ?? ?????????? ???????? ???????? ????? ??? ???????????, ?????? ??????? ???????? ????????? ??? ??????????? ???????, ?? ??????????? ???????? ???????????????? ??? ???????? ??????? ???????<br />
&#8220;Allahummaghfir liy maghfiratan tushlih bihaa sya&#8217;niy fid daarain, warhamniy rahmatan as&#8217;adu bihaa fid daarain, wa tub &#8216;alaiyya taubatan nashuuhan laa ankutsuhaa abadan, wa alzimniy sabiilal istiqaamah la aziighu &#8216;anhaa abadan&#8221;.[Ya Allah, ampunilah dosaku dengan ampunan yang dapat memperbaiki kehidupanku di dunia dan akherat.  Rahmatilah aku, dengan rahmat yang dapat menolongku di dunia dan akherat.  Terimalah taubatku, dengan taubat nashuha yang tidak akan rusak selama-lamanya, dan teguhkanlah diriku di atas jalan istiqamah yang aku tidak akan pernah menyimpang darinya selama-lamanya]</p>
<p>??????????? ?????????? ???? ????? ?????????????? ????? ????? ??????????, ?? ???????? ??????????? ???? ?????????,  ?? ??????????? ???? ????????????? , ?? ?????????? ??????? ???????<br />
&#8220;Allahumman qulniy min dzullil ma&#8217;shiiyati ila &#8216;izzith thaa&#8217;ah, waghniniy bi halaalika &#8216;an haraamika, wa bithaa&#8217;atika &#8216;an ma&#8217;shiiyatika, wa bi fadl-lika &#8216;amman siwaaka&#8221;.[Ya Allah, pindahkanlah aku dari naungan kemaksiyatan  menuju ketaatan.  Dan kayakanlah diriku dengan rizki yang halal, dan hindarkanlah dari yang haram.  Dan jadikanlah aku selalu mentaatiMu, dan tidak bermaksiyat kepadaMu.  Dan aku juga memohon anugerah dariMu semata, dan tidak meminta kepada selain Engkau] [Ibid,hal. 169-170]</p>
<p>Dzikir Saat Ifadlah (Bertolak) dari &#8216;Arafah ke Muzdalifah<br />
Disunnahkan untuk ifadlah dari &#8216;Arafah setelah matahari terbenam. [HR. Imam Bukhari dan Muslim]  Disunnahkan memperbanyak bacaan talbiyyah di setiap tempat dan juga membaca al-Quran.  Diantara dzikir yang disunnahkan adalah bacaan, &#8220;Laa ilaha illallah, wallahu Akbar&#8221;, dan sunnahnya dibaca berulang-ulang. [Ibid, hal. 170]<br />
Pada malam itu adalah malam Iedul Adlha.  Oleh karena itu, hendaknya pada malam itu diperbanyak dzikir, berdoa, dan mengerjakan sholat. [Ibid, hal. 170]</p>
<p>Dzikir-dzikir Tatkala Di Muzdalifah dan Masy&#8217;aril Haram<br />
Disunnahkan memperbanyak dzikir, talbiyyah, membaca Quran, dan doa ketika bermalam di Muzdalifah.  Diantara doa ma&#8217;tsur (sesuai dengan riwayat) di tempat ini adalah;</p>
<p>??????????? ?????? ?????????? ????????? ?????????, ?? ??????????? ?? ???????????, ?? ????????? ?? ????????, ?? ?????????, ?? ?????????, ?????????????? ?????????? ??? ??????????<br />
&#8220;Allahumma inniy as`aluka fawaatihal khairi, wa khawaatimihi wa jawaami&#8217;ihi, wa awwalihi wa aakhirihi, wa dzaahirihi, wa baathinihi wad daarajatil &#8216;ulya fil jannah&#8221;.[Ya Allah, aku memohon kepadaMu pintu-pintu kebaikan, penutup-penutupnya dan keseluruhannya, awalnya dan akhirnya, dzahirnya dan bathinnya, dan derajat mulia di surga].   Ibid, hal. 171]<br />
Jika waktu Shubuh tiba, hendaknya sholat Shubuh di awal waktu, dan memperkeras takbirnya.  Setelah itu berjalan menuju Masy&#8217;aril Haram –yakni sebuah bukit yang terletak di ujung akhir Muzdalifah yang dinamakan dengan Quzah.  Jika mungkin, hendaknya naik ke atasnya, dan jika tidak, cukup berdiam diri di bawahnya dengan menghadap Ka&#8217;bah.   Setelah itu banyak memuji Allah, bertakbir, bertahlil, dan mengesakanNya, dan bertasbih kepadaNya.  Disunnahkan memperbanyak talbiyyah dan doa. [Ibid, hal. 171]<br />
Disunnahkan memperbanyak doa, &#8220;Rabbanaa aatinaa fid dunya hasanah wa fil aakhirati hasanah, wa qinaa &#8216;adzaaban naar&#8221;.[Ibid, hal. 171]</p>
<p>Dzikir Ketika Bertolak dari Masy&#8217;aril Haram Menuju Mina<br />
Jika matahari telah terang (menguning), disunnahkan berangkat dari Masy&#8217;aril Haram menuju Mina.  Disunnahkan memperbanyak talbiyyah, dzikir, dan doa.  Dianjurkan untuk memperbanyak –khususnya—bacaan talbiyyah. [ibid, hal. 172]</p>
<p>Dzikir Saat Berada di Mina pada Hari Nahr<br />
Jika perjalanan (dari Masy&#8217;aril Haram) telah tiba di Mina, dianjurkan untuk berdoa:</p>
<p>?????????? ???? ??????? ?????????????? ???????? ????????, ??????????? ????? ????? ?? ????? ????????, ?? ??? ??????????, ?????????? ???? ??????? ??????? ????? ???????? ???? ?????????????, ??????????? ?????? ???????? ???? ???? ???????????? ?? ????????????? ??? ???????<br />
&#8220;Alhamdu lillahil ladzii ballaghaniihaa saaliman mu&#8217;aafiy, Allahumma hadzihi Mina qad ataituhaa, wa anaa &#8216;abduka, wa fii qabdlaatika, as`aluka an tamunna &#8216;alayya bimaa mananta bihi &#8216;alaa auliyaaika, Allahumma inniy a&#8217;uudzu bika minal hirmaan wal mushiibah fi diiniy, Ya arhamar raahimiin&#8221;. [Puji syukur hanya milik Allah; Dzat yang telah mengantarkan aku ke tempat ini dengan selamat dan sehat. Ya Allah, ini adalah Mina yang telah aku datangi.  Aku adalah hambaMu dan berada di genggamanMu.  Aku memohon kepadaMu agar Engkau menganugerahkan kepadaku anugerah yang telah Engkau berikan kepada kekasih-kekasihMu.  Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari halangan dan musibah di dalam agamaku.  Ya, Dzat Yang Maha Pengasih] [Imam Nawawiy, al-Adzkaar, hal. 172]<br />
Saat melempar jumrah &#8216;Aqabah, bacaan talbiyyah dihentikan dan diperbanyak mengucapkan takbir.   Jika ia membawa hewan korban, hendaknya disembelih.  Disunnahkan ketika menyembelih hewan korban membaca doa, &#8220;Allahumma minka wa ilaika, taqabbal minniy&#8221;.[Ya Allah, ini dari Engkau dan untuk Engkau.  Terimalah korban ini dariku] [Ibid, hal. 172]<br />
Jika telah selesai bercukur, hendaknya mengumandangkan takbir, dan berdoa:</p>
<p>?????????? ???? ??????? ????? ?????? ?????????, ??????????? ??????? ?????????? ?? ????????? ?? ???????, ????????? ????? ?? ???????????? ?? ????????????? ?? ??????????????? ????????????<br />
Alhamdu lillahil ladziy qadla &#8216;anna nusukanaa, Allahumma zidnaa iimaanan wa yaqiinan wa &#8216;aunan, waghfirlanaa wa li abaa`inaa wa ummahaatinaa wal muslimiina ajma&#8217;iin&#8221;.[Puji syukur hanya milik Allah yang telah menyelesaikan dari kami, manasik haji kami.  Ya Allah, tambahlah keimanan, keyakinan, dan pertolongan (kepada kami).  Dan ampunilah dosa kami, bapak-bapak kami, ibu-ibu kami, dan seluruh kaum Muslim]. [Imam Nawawiy, al-Adzkaar, hal. 172]</p>
<p>Dzikir Saat Di Mina pada Hari Tasyriq<br />
Pada saat itu, disunnahkan memperbanyak dzikir, dan lebih utama lagi membaca al-Quran.   Di dalam sebuah hadits shahih dituturkan, bahwasanya Nabi saw bersabda, &#8220;Hari Tasyriq adalah hari makan, minum, dan dzikir kepada Allah&#8221;. [HR. Imam Muslim] [ibid, hal. 173]<br />
Disunnahkan pada hari melempar jumrah Ula,  wukuf,  menghadap Ka&#8217;bah, memuji Allah, mengumandangkan takbir, tahlil, tasbih, dan berdoa dengan sepenuh hati.  Ketika melempar jumrah Tsaniy, disunnahkan melakukan seperti pada saat melempar jumrah Ula.  Sedangkan pada saat melempar jumrah Tsaalits, tidak wukuf. [ibid, hal. 173]<br />
Setelah beranjak dari Mina, maka selesailah hajinya.  Hanya saja, disunnahkan untuk membaca dzikir-dzikir yang berhubungan dengan ibadah haji.  Disunnahkan untuk memperbanyak bacaan takbir, tahlil, tahmid, dan dzikir bagi musaafir. [ibid, hal. 173]</p>
<p>Doa Ketika Minum Air Zam-Zam<br />
Dari Jabir ra, dituturkan bahwasanya Nabi saw bersabda, &#8220;Air Zam-Zam, hendaklah diteguk&#8221;. [HR. Imam Ahmad].  Minum air Zam Zam termasuk amalan para UIama.  Imam Nawawiy menyatakan, para ulama berkata, &#8220;Siapa saja yang hendak minum air Zam Zam untuk mendapatkan ampunan, atau untuk mendapatkan kesembuhan dari penyakit, hendaknya membaca doa, &#8220;Allahumma innaahu balaghaniy, anna Rasulallahi saw bersabda, Maa`u Zam Zam lima syuriba&#8221;,  Allahumma inniy asyrabuhu li taghfira liy wa litaf&#8217;ala kadza wa kadza, faghfir liy awif &#8216;al&#8221;.[Ya Allah, sesungguhnya, telah sampai kepadaku, bahwasanya Rasulullah saw bersabda, "Teguklah air Zam-Zam". Ya Allah, aku meminumnya agar Engkau mengampuni dosaku, dan agar Engkau melakukan ini dan itu.  Maka, ampunilah aku atau laksanakanlah Ya Allah][ibid, hal. 173]<br />
Sebelum pulang dari Mekah menuju negerinya, dilakukan Thawaf Wada&#8217; (perpisahan).  Setelah itu, mendatangi Multazam dan menyentuhnya, sambil berdoa, &#8220;Allahumma, al-baitu baituka, wal &#8216;abdu &#8216;abduka, wa ibnu &#8216;abdika, wa ibnu amatika, hamaltaniy &#8216;ala wa sakharta liy min khalqika, hatta sayyartaniy fi bilaadika, wa ballaghtaniy bi ni&#8217;matika hatta `a&#8217;antaniy &#8216;ala qadlai manaasikika, fa in kunta radlita &#8216;anniy fazdad &#8216;anniy ridlayan, wa illa fa minal aan qabla an yana`a &#8216;an baitika daariy, haadza auwaanun shiraafiy; in adzinta liy ghaira mustabdilin bika wa laa bi baitika, wa laa raaghibin &#8216;anka wa laa &#8216;an baitika.  Allahumma fa ashhibnil &#8216;aafiyah fi badaniy wal &#8216;ishmatu fi diiniy, wa ahsin munqalabiy, warzuqniy thaa&#8217;ataka maa abqaitaniy wajma&#8217; liy khairal aakhirah wad dunya , innaka &#8216;ala kulli syai`in qadiir&#8221;.[Ya Allah, Baitullah adalah rumahMu, dan semua hamba adalah hambaMu, anak dari hambaMu, anak dari hamba perempuanMu.  Dan ia telah mengandungku, atas apa yang telah Engkau berikan kepadaku dari ciptaanMu.  Hingga akhirnya, engkau mengantarkan aku ke negeriMu, dan dengan nikmatMu, Engkau telah mengirimkan aku, hingga aku bisa menyelesaikan manasikku. Jika Engkau ridlo terhadapku, tambahkanlah keridloan kepadaku, dan jika tidak, maka mulai sekarang sebelum aku kembali ke kampung halamanku berilah aku keridloanMu. Sesungguhnya, ini adalah perpisahanku yang paling menyedihkan. Jika Engkau mengijinkan aku, meskipun tanpa pengganti dariMu maupun di rumahMu, dan meskipun tidak ada seorangpun yang meminta kepadamu dan dari rumahMu, aku memohon, "Ya Allah, berilah aku kesehatan badan, dan pemeliharaan dalam agamaku.  Luruskanlah penyimpanganku, anugerahkanlah kepadaku untuk selalu taat kepadaMu.  Berikanlah kepadaku kebaikan di dunia dan akherat.  Sesungguhnya Engkau berkuasa atas segala sesuatu". [Ibid, hal. 173-174]</p>
<p>Doa Ketika Ziarah Ke Makam Rasulullah saw<br />
Ketahuilah, setiap orang yang menunaikan haji hendaknya berziarah ke makam Nabi saw.  Sesungguhnya, ziarah ke makam Nabi saw termasuk taqarrub (mendekatkan diri) yang paling utama, upaya yang paling menguntungkan, dan keinginan yang paling utama. [ibid, hal. 174]<br />
Jika hendak ziarah ke makam Nabi saw, hendaknya memperbanyak membaca sholawat atas Nabi ketika berada dalam perjalanan.   Ketika, dirinya telah melihat pepohonan di Madinah dan batas kotanya, hendaknya menambah bacaan sholawat dan salam kepada Nabi saw.   Dan meminta kepada Allah swt agar diberi banyak manfaat dari ziarahnya.  Hendaknya ia berdoa:</p>
<p>??????????? ??????? ??????? ????????? ??????????, ???????????? ??? ????????? ?????? ????????? ??? ?????????? ????????????? ?? ?????? ?????????, ????????? ??? ?? ??????????, ??? ?????? ?????????????<br />
&#8220;Allahummaftah &#8216;alayya abwaaba rahmatika, warzuqniy fi ziyaarati qabri Nabiyyika saw maa razaqtahu auliya`aka wa ahla thaa&#8217;atika, waghfir liy warhamniy, yaa khairal mas`uul&#8221;.[Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmatMu, dan berilah aku rejeki dalam ziyarah ke makam NabiMu, sebagaimana rejeki yang telah Engkau anugerahkan kepada kekasih-kekasihMu, dan orang-orang yang selalu mentaatiMu. Ampunilah dosa-dosaku, rahmatilah aku, Ya sebaik-baik Dzat Yang Diminta.] [ibid, hal. 174]<br />
Jika hendak masuk ke dalam Masjid Nabawiy, disunnahkan membaca doa masuk ke dalam masjid.  Dan jika hendak sholat Tahiyyatul Masjid, hendaknya menghadap kiblat dan mengucapkan salam kepada Rasulullah saw; yakni, &#8220;Assalaamu &#8216;alaika Yaa Rasulallah, ayyuhan Nabiyyu wa rahmatullahi wa barakaatuh&#8221;.  Setelah itu, mundur kira-kira sehasta ke arah kanan dan mengucapkan salam kepada Abu Bakar ra (Assalaamu &#8216;alaika yaa Abu Bakrin).  Kemudian, mundur lagi kira-kira sehasta ke arah kanan, dan mengucapkan salam kepada Umar ra (Assalaamu &#8216;alaika Ya Umar).    Selepas itu, kembali ke tempat semula, dan berdoa dengan doa apa saja, baik untuk dirinya sendiri, keluarga, karib kerabat, shahabat, dan sebagainya.   Hendaknya, bersungguh-sungguh dalam berdoa, dan memperbanyak bacaan takbir, tahlil, tahmid, dan tasbih, sholawat atas Nabi.   Lalu, berjalan menuju Raudlah, yaitu antara kubur Nabi saw dengan mimbar.  Di tempat itu, hendaknya memperbanyak doa, dengan doa apa saja. [ibid, hal. 174-175]<br />
Ketika hendak meninggalkan Madinah, disunnahkan sholat dua rakaat untuk perpisahan dengan Masjid.  Selanjutnya berdoa sekehendak hatinya, lantas, mendatangi makam Nabi saw dan mengucapkan salam seperti datang pertama kali.  Lalu, kembali memanjatkan doa, serta &#8220;berpamitan&#8221; dengan Nabi saw seraya mengucapkan:</p>
<p>??????????? ??? ???????? ????? ????? ????????? ????????  ??????????, ?? ??????? ??? ?????????? ????? ????????????? ????????? ???????? ????????? ?? ????????, ???????????? ????????? ?? ???????????? ??? ?????????? ?? ??????????? , ?? ??????? ??????????? ??????????? ????? ????????????<br />
&#8220;Allahumma laa taj&#8217;al haadza aakhiral &#8216;ahdi bi harami Rasuulika, wa yassir liy al-&#8217;auda ilal haramain sabiilan sahlatan bimannika wa fadllika, warzuqniy al-&#8217;aufa wal &#8216;aafiyah fid dunya wal aakhirah, wa rudnaa saalimiin ghaanimiin ila authaninaa. [Ya Allah, janganlah Engkau jadikan ini sebagai akhir pertemuan dengan tanah haram RasulMu. Dan mudahkanlah aku untuk kembali ke tanah suci dengan anugerah dan pemberianMu.  Anugerahkanlah kepadaku keselamatan dan kesejahteraan di dunia dan akherat.  Dan kembalikanlah kami ke negeri kami  dengan selamat dan sebagai orang yang kaya] Amiin&#8221;.[Imam Nawawiy, al-Adzkaar, hal. 175]</p>
<p>www.syariahpublications.com</p>
<img src="http://syariahpublications.com/?ak_action=api_record_view&id=56&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://syariahpublications.com/2006/12/19/doa-dan-dzikir-haji/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>DZIKIR DAN DOA KETIKA BERADA DALAM PERJALANAN</title>
		<link>http://syariahpublications.com/2006/12/19/dzikir-dan-doa-ketika-berada-dalam-perjalanan/</link>
		<comments>http://syariahpublications.com/2006/12/19/dzikir-dan-doa-ketika-berada-dalam-perjalanan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Dec 2006 04:38:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Doa]]></category>
		<category><![CDATA[perjalanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://syariahpublications.com/?p=55</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Syamsuddin Ramadlan Al-Nawiy  Sunnah Sebelum Bepergian Disunnahkan ketika seseorang berniat untuk bepergian, mengerjakan sholat dua rakaat, berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Thabaraniy. Menurut Ulama Syafi&#8217;iyyah, disunnahkan pada rakaat pertama –setelah membaca al-Fatihah—membaca &#8220;Qul Ya Ayyuhal Kaafiruun&#8220;., dan pada rakaat kedua membaca &#8220;Qul Huwallahu Ahad&#8221;.   Selesai salam, hendaknya membaca surat Kursiy.  Setelah selesai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span lang="IN"></span></strong></p>
<p dir="rtl" align="center" style="text-align: center; line-height: 130%" class="MsoNormal"><span lang="IN" dir="ltr">Oleh : </span><em><span lang="IN" dir="ltr">Syamsuddin Ramadlan Al-Nawiy</span></em></p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed" class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span><strong><span lang="IN">Sunnah Sebelum Bepergian</span></strong></p>
<ol type="1" start="1" style="margin-top: 0in">
<li dir="ltr" style="margin-right: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed" class="MsoNormal"><span lang="IN">Disunnahkan ketika seseorang berniat untuk      bepergian, mengerjakan sholat dua rakaat, berdasarkan hadits yang      diriwayatkan oleh Imam Thabaraniy.</span></li>
<li dir="ltr" style="margin-right: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed" class="MsoNormal"><span lang="IN">Menurut Ulama Syafi&#8217;iyyah, disunnahkan pada      rakaat pertama –setelah membaca al-Fatihah—membaca &#8220;<em>Qul Ya Ayyuhal      Kaafiruun</em>&#8220;., dan pada rakaat kedua membaca <em>&#8220;Qul Huwallahu      Ahad&#8221;.</em>   Selesai salam,      hendaknya membaca surat Kursiy.       Setelah selesai membaca ayat ini, disunnahkan berdoa apasaja dengan      penuh keikhlasan. [Imam Nawawiy, <em>Al-Adzkaar, </em>hal.<span id="more-55"></span> </span></li>
<li dir="ltr" style="margin-right: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed" class="MsoNormal"><span lang="IN">Meminta pendapat dari orang-orang yang      bertaqwa sebelum bepergian.[HR. Imam Ahmad]</span></li>
<li dir="ltr" style="margin-right: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed" class="MsoNormal"><span lang="IN">Disunnahkan berpamitan dengan keluarga dan      kerabat, serta memohon didoakan oleh mereka, dan kita mendoakan mereka. Hendaknya      menyampaikan amanat kepada keluarga, jika memang ada amanat yang perlu      segera ditunaikan atau dijaga. [HR. Imam Ahmad]</span></li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed" class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed" class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Doa Bepergian</span></strong></p>
<ol type="1" start="1" style="margin-top: 0in">
<li dir="ltr" style="margin-right: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed" class="MsoNormal"><span lang="IN">Disunnahkan sebelum keluar dari rumah membaca      doa:</span></li>
</ol>
<p dir="ltr" style="margin-left: 37.1pt; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed" class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
<p dir="rtl" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify" class="MsoNormal"><strong><span lang="AR-SA">???????? ????? ???????????? ????? ????? ??? ??????? ????? ???????? ?????? ???????, ???????????? ??????? ???????? ???? ???? ??????? ???? ??????? ???? ??????? ???? ??????? ???? ???????? ???? ???????? ???? ???????? ????  ???????? ???????</span></strong></p>
<p dir="ltr" style="margin-left: 37.1pt; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed" class="MsoNormal"><span dir="ltr" /><span lang="IN"><span dir="ltr" />&#8220;<em>Bismillahi tawakkaltu &#8216;alallah, wa laa haula wa laa quwwata illa billah.  Allahuuma inniy a&#8217;uudzu bika an adlilla au udlalla, au azilla au uzalla, au adzlima au udzlima, au ajhala au yujhala &#8216;alayya&#8221;.(Dengan menyebut Asma Allah, aku bertawakal kepada Allah, dan tidak ada daya maupun kekuatan kecuali dengan Allah.  Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari menjadi sesat dan disesatkan, atau dari tergelincir dan digelincirkan, atau dari menganiaya dan dianiaya, atau dari menjadi bodoh dan diperbodoh&#8221;.</em></span></p>
<ol type="1" start="2" style="margin-top: 0in">
<li dir="ltr" style="margin-right: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed" class="MsoNormal"><span lang="IN">Setelah itu, disunnahkan membaca doa berikut      ini:</span></li>
</ol>
<p dir="ltr" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed" class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
<p dir="rtl" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify" class="MsoNormal"><strong><span lang="AR-SA">???????????? ?????? ?????????? ??? ?????????? ?? ?????????????? ???? ?????????, ???????????? ?????? ????????? ???? ???? ??????????? ??? ????????? ?? ?????????? ??? ?????????????? , ???????????? ?????????? ????????? ????????? ????????? ?????????</span></strong></p>
<p dir="ltr" style="margin-left: 37.8pt; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed" class="MsoNormal"><span dir="ltr" /><span lang="IN"><span dir="ltr" />&#8220;<em>Allahumma antash shaahibu fis safar, wal khaliifatu fil ahli.  Allahumma inniy &#8216;audzu bika minadl dlabnah fis safar, wal kaabati fil munqalabi; Allahummathwilanaal ardla, wa hawwin &#8216;alainaas safar&#8221;.</em> [Ya Allah, Engkaulah sebagai teman dalam perjalanan, sebagai pengganti bagi keluarga.  Ya Allah, aku berlindung dari berteman dengan orang yang tidak berguna dalam perjalanan, dan beroleh kekecewaan di waktu pulang nanti".  Ya Allah, dekatkanlah bagi kami jarak bumi, dan mudahkanlah perjalanan kami").  Dan jika hendak kembali, beliau saw mengucapkan, "<em>Ayyibuuna taaibuna, 'aabiduuna li rabbinaa haamiduun".</em>(Kami kembali pulang, beribadah dan bersyukur kepada Rabb kami". [HR. Imam Ahmad, Thabaraniy, dan Bazzar]</span></p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed" class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed" class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Doa Ketika Berkendaraan<em></em></span></strong></p>
<p dir="ltr" style="margin-left: 52.5pt; text-align: justify; text-indent: -34.5pt; direction: ltr; unicode-bidi: embed" class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN">1.<span style="font-family: "Times New Roman"; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">                 </span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Hendaknya ketika melangkahkan kaki menuju kendaraan, mengucapkan Bismillahirrahmaanirraahiim.   Lalu, setelah duduk tenang, membaca doa:</span></p>
<p dir="ltr" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed" class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
<p dir="rtl" style="margin-left: 53.2pt; text-align: justify" class="MsoNormal"><strong><span lang="AR-SA">?????????? ??????? ??????? ????? ????? ?? ??? ?????? ??????? ????????????? ?? ????? ????? ???????? ?????????????????</span></strong></p>
<p dir="ltr" style="margin-left: 0.75in; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed" class="MsoNormal"><span dir="ltr" /><span lang="IN"><span dir="ltr" />&#8220;<em>Alhamdulillah, subhaanal ladzii sakhkhara lanaa, haadza wa maa kunnaa lahu muqriniin, wa inna ila rabbinaa lamunqalibuun&#8221;.</em>[Segala puji hanya miliki Allah, Maha Suci Allah yang telah menjinakkan bagi kami kendaraan ini, padahal sebelumnya kami takkan mampu menguasainya, dan sungguh kami nanti akan pulang kembali kepada Tuhan kami"]</span></p>
<p dir="ltr" style="margin-left: 52.5pt; text-align: justify; text-indent: -34.5pt; direction: ltr; unicode-bidi: embed" class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN">2.<span style="font-family: "Times New Roman"; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">                 </span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Setelah itu membaca tahmid dan takbir 3 kali, seraya berdoa:</span></p>
<p dir="ltr" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed" class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
<p dir="rtl" style="margin-left: 53.9pt; text-align: justify" class="MsoNormal"><strong><span lang="AR-SA">?????????? ??? ?????? ?????? ?????? , ???? ????????? ????????, ?????????? ????, ??????? ??? ????????? ??????????? ?????? ??????</span></strong><span lang="AR-SA"></span></p>
<p dir="ltr" style="margin-left: 52.5pt; text-align: justify; text-indent: -34.5pt; direction: ltr; unicode-bidi: embed" class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]--><span dir="ltr" /><span lang="IN">3.<span style="font-family: "Times New Roman"; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">                 </span></span><!--[endif]--><span dir="ltr" /><span lang="IN"><span dir="ltr" /> &#8221;<em>Subhaanaka laa ilaha illa anta, qad dzalamtu nafsii, faghfir liy, innahu laa yaghfirudz dzunuuba illa anta&#8221;.</em> [Maha Suci Engkau, tiada Tuhan melainkan Engkau, aku telah menganiaya diriku sendiri, maka ampunilah aku, karena, sesungguhnya tiadalah yang dapat mengampuni dosa itu melainkan Engkau] [HR. Ibnu Hibban]</span></p>
<p dir="ltr" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed" class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
<p dir="ltr" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed" class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Doa Musafir Ketika Kemalaman</span></strong></p>
<p dir="ltr" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -27pt; direction: ltr; unicode-bidi: embed" class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN">1.<span style="font-family: "Times New Roman"; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">            </span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Ketika seorang musaafir kemalaman di perjalanan, hendaknya ia berdoa, seperti doa Rasulullah saw berikut ini:</span></p>
<p dir="ltr" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed" class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
<p dir="rtl" style="margin-left: 46.9pt; text-align: justify" class="MsoNormal"><strong><span lang="AR-SA">??? ?????? , ????? ?? ??????? ???? ?, ????????? ??????? ???? ??????? ?????????? ??? ??????, ??????? ??? ?????? ??????, ??????? ??? ????? ???????? , ???????? ??????? ???? ????? ????? ?????? ?? ???????? ?? ??????? ?? ???????? ?? ???? ????? ??????? ????????? ?? ???? ????? ??????? ?? ??? ??????</span></strong></p>
<p dir="ltr" style="margin-left: 46.2pt; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed" class="MsoNormal"><span dir="ltr" /><span lang="IN"><span dir="ltr" /> &#8221;<em>Ya ardlu, Rabbi wa Rabbukillah, a&#8217;uudzu billaahi min syarriki wasy syarri maa fiiki, wa syarri ma khuliqa fiiki, wa syarri ma dabba &#8216;alaiki, a&#8217;uudzu billahi min syarri kulli asadin wa aswadin, wa hayyatin, wa &#8216;aqrabin, wa min syarri saakinil baladi, wa min syarri waalidin wa maa walada&#8221; </em>[Hai bumi, Tuhanku dan Tuhanmu ialah Allah! Aku berlindung kepada Allah dari kejahatanmu, kejahatan yang terdapat padamu, kejahatan dari apa yang dicipta padamu, dan kejahatan makhluk yang melata di atasmu!  Aku berlindung kepada Allah dari bencana segala binatang buas, dan ular-ular besar, dari ular dank ala, dari bencana penduduk negeri ini, serta dari bencana orang tua dan keturunannya]</span></p>
<p dir="ltr" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed" class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
<p dir="ltr" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed" class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Doa Musafir Bila Menempati Sebuah Rumah</span></strong></p>
<p dir="ltr" style="margin-left: 58.5pt; text-align: justify; text-indent: -40.5pt; direction: ltr; unicode-bidi: embed" class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN">1.<span style="font-family: "Times New Roman"; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">                     </span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Bila seseorang menempati rumah hendaknya berdoa:</span></p>
<p dir="ltr" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed" class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
<p dir="rtl" style="text-align: justify" class="MsoNormal"><strong><span lang="AR-SA">???????? ??????????? ????? ??????????? ???????? ???? ????? ??? ??????</span></strong></p>
<p dir="ltr" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in; direction: ltr; unicode-bidi: embed" class="MsoNormal"><span dir="ltr" /><span lang="IN"><span dir="ltr" />&#8220;<em>A&#8217;uudzu bikalimaatillahit taammati kullihaa min syarri ma khalaqa&#8221;.</em>   [Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna seluruhnya dari kejahatan yang diciptakanNya].  Siapa saja yang berdoa dengan doa ini, niscaya tak ada sesuatupun yang bisa mencelakainya sampai ia berangkat meninggalkan rumah itu. [HR. Jama'ah, kecuali Imam Bukhari dan Abu Dawud]</span></p>
<p dir="ltr" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed" class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
<p dir="ltr" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed" class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Doa Musaafir Ketika Telah Dekat Dengan Sebuah Kampung atau Tempat Tujuan</span></strong></p>
<ol type="1" start="1" style="margin-top: 0in">
<li dir="ltr" style="margin-right: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed" class="MsoNormal"><span lang="IN">Jika telah mendekati sebuah kampung atau      tempat yang dituju, hendaknya berdoa:</span></li>
</ol>
<p dir="ltr" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed" class="MsoNormal"><strong><span lang="IN"> </span></strong></p>
<p dir="rtl" style="margin-left: 39.2pt; text-align: justify" class="MsoNormal"><strong><span lang="AR-SA">???????????? ????? ????????????? ????????? ????? ?????????? ?? ????? ????????????? ????????? ????? ?????????? ?? ?????  ?????????????? ?? ??? ?????????? ?? ????? ?????????? ????? ???????? ? ?????????? ?????? ?????? ??????????? ?? ?????? ?????????? ?? ?????? ??? ???????, ?? ???????? ???? ???? ???????? ?? ????? ????????? ?? ????? ??? ???????</span></strong></p>
<p dir="ltr" style="margin-left: 38.5pt; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed" class="MsoNormal"><span dir="ltr" /><span lang="IN"><span dir="ltr" />&#8220;<em>Allahumma rabbis samaawaatis sab&#8217;i wamaa adhlalna, wa rabbal ardliinas sab&#8217;I wa maa aqlalna, wa rabbasy syayaathiini wa maa adhlalna, wa rabbar riyaahi wamaa dzaraina.  As`aluka  khaira haadzihil qaryah wa khaira ahlihaa wa khairaa maa fiihaa, wa na&#8217;uudzu bika min syarrihaa wa syarri ahlihaa wa syarri maa fiihaa&#8221;</em>[Ya Allah, Tuhan dari langit yang tujuh dan apa-apa yang dinaungiNya, dan Tuhan bumi yang tujuh dan apa-apa yang mendiaminya;  Tuhan dari setan-setan dan apa-apa yang disesatkannya, dan Tuhan dari angin dan apa-apa yang diterbangkannya; aku memohon kepadaMu agar diberi kebaikan-kebaikan dari kampong ini, kebaikan-kebaikan  penduduknya, dan kebaikan yang terdapat di dalamnya.  Kami berlindung kepadaMu dari kejelekannya, kejahatan penduduk, dan kejahatan yang terdapat di dalamnya] [HR Ibnu Hibban dan Hakim menyatakan, hadits ini shahih]</span></p>
<p dir="ltr" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed" class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
<p dir="ltr" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed" class="MsoNormal"><strong><span lang="IN">Dzikir dan Doa Ketika Mendaki Bukit, Menuruni Lembah atau Bila Kembali</span></strong></p>
<p dir="ltr" style="margin-left: 42pt; text-align: justify; text-indent: -24pt; direction: ltr; unicode-bidi: embed" class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN">1.<span style="font-family: "Times New Roman"; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">          </span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Jika mendapati jalan yang mendaki hendaknya membaca takbir, bila turun membaca tasbih. [HR. Imam Bukhari]</span></p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed" class="MsoNormal"><span lang="IN"> Publikasi : www.syariahpublications.com</span></p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify; direction: ltr; unicode-bidi: embed" class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
<img src="http://syariahpublications.com/?ak_action=api_record_view&id=55&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://syariahpublications.com/2006/12/19/dzikir-dan-doa-ketika-berada-dalam-perjalanan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
